Selasa, 14 April 2026
kaltaraupdate.com
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
HealthNews
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Literasi
  • Video
  • Advetorial
Home Ekonomi

Fakta Mengejutkan Siswa SD di Tarakan Diduga Meninggal Gegara Pemukulan

by muhammadismail.7490@gmail.com
07/11/2024
in Ekonomi, Kalimantan Utara
A A
0
Fakta Mengejutkan Siswa SD di Tarakan Diduga Meninggal Gegara Pemukulan

TARAKAN, KALTARAUDATE – Kisah yang menimpa MI (8), murid kelas 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 di Tarakan, Kalimantan Utara mengungkap banyak hal yang mengejutkan sekaligus memilukan .

Pengakuan Ibunya, Susilowati, sebelum dinyatakan meninggal dunia, pada Selasa, 5 November 2024, anaknya dipukul oleh teman sekelasnya hingga berimbas pada pembengkakan cairan di mata dan kepalanya.

BacaJuga

Tuntutan Jaksa Dinilai Tak Sesuai Harapan, Ibu Korban Dugaan Penganiayaan Anak  Harapkan Majelis Hakim Beri Putusan Pidana Lebih Tinggi Pekan Depan

Tuntutan Jaksa Dinilai Tak Sesuai Harapan, Ibu Korban Dugaan Penganiayaan Anak Harapkan Majelis Hakim Beri Putusan Pidana Lebih Tinggi Pekan Depan

07/03/2026
Kerukunan Keluarga Besar Makassar Tegaskan Insiden Penganiayaan di Jembatan Bongkok Murni Kriminal

Kerukunan Keluarga Besar Makassar Tegaskan Insiden Penganiayaan di Jembatan Bongkok Murni Kriminal

27/12/2025

Berikut fakta dihimpun di lapangan berdasarkan keterangan pihak SDN 024:

  1. Kronologi Pemukulan

Menurut Kepala Sekolah SDN 024 Tarakan, Siti Masita, kejadian pemukulan dilakukan oleh teman sekelasnya pada Agustus 2024 di dalam ruangan kelas. Namun, kejadian itu sempat tidak disadari oleh guru dan teman-teman sekelasnya.

Pihak sekolah pun baru mengetahui hal tersebut ketika orang tua korban melaporkan pemukulan anaknya keesokan harinya. “Matanya berair, menurut dia habis di tonjok temannya,” ujarnya Siti, Selasa 5 November 2024.

Setelah dikonfirmasi kepada teman yang diduga memukulnya, diakui bahwa ia memang memukulnya sebanyak satu kali.

Sementara itu, Susilowati mengatakan kasus ini terungkap ketika anaknya mengadu pada ayahnya bahwa ia telah dipukul oleh teman sekelasnya. Pemukulan itu terjadi pada 21 Agustus 2024 lalu, tepat dibagian mata karena saling berebut kursi. 

  1. Pihak Sekolah Bantah Adanya Bullying

“Kejadiannya memang di kelas, pada saat itu ibu Masita (guru yang pada saat itu mengajar di kelas) memang posisinya di kelas sedang mengajar. Pada saat itu dia membalik menulis di papan tulis. Kejadian itu di belakang jadi itu bukan pembullyan karena tidak ada bully membully disitu, tiba tiba si anak (korban meninggal) itu di tonjok sama temannya,” ucapnya Kepala Sekolah SDN 024 Tarakan, Siti Masita, dikonfirmasi awak media, Selasa 5 November 2024. Berikut sepenggal pernyataan pihak sekolah saat membantah bahwa tidak ada bullying dalam kasus ini.

Pihak sekolah juga menilai korban meninggal dunia tidak sepenuhnya karena adanya pemukulan tersebut. Penilaian itu didasarkan pada informasi yang diterima pihak sekolah dari asisten dokter yang menangani MI bahwa ia memiliki penyakit bawaan. Namun sayang tidak dijelaskan secara detail terkait penyakit bawaan tersebut.

“Mohon maaf saya sempat menanyakan apakah ini masalah pemukulan saja atau ada masalah lain. Saya sempat tanyakan ke bagian asisten Dokter Made saya sempat dapat informasi dari situ kayaknya mungkin ada penyakit bawaan. Jadi bukan karena tumbukan itu sepenuhnya. Kemungkinan itu karena penyakit bawaan,” ucapnya. Selain itu, pihak sekolah juga menilai pemukulan ini dilakukan oleh anak murid kelas 2 sehingga dampaknya tidak terlalu besar. “Pemikiran kita lah yah namanya anak-anak usia 8 tahun ini kecil kan,” ucapnya.

Namun adanya penyakit bawaan ini dibantah oleh Susilowati. “Memang ada Kista bilang dokter tapi lama tunggu dewasa baru dia. Kistanya itu lama tunggu dewasa atau berumah tangga baru dia kumat. Kalau ini dari mata loh naik ke atas cairannya,” ucapnya.

3. MI Dikenal Siswa Pendiam

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, MI dikenal sebagai siswa pendiam. Hal ini juga yang menyebabkan dirinya tidak langsung melapor saat dipukul teman sekelasnya. Ia sebelumnya juga pernah di pukul, saat ia bersekolah di SD Utama 1.  “Pengakuan orang tuanya dia pernah ditinju saat sekolah di SD Utama 1 sebelumnya anak itu sekolah di SD Utama. Jadi dia pernah ditinju di sana, akhirnya dia keluar dari sana dan masuk di sini,” katanya.

4. Pihak Sekolah Sudah Lakukan Mediasi

Pihak sekolah mengkalim tidak tinggal diam dalam kasus ini, kejadian ini pun sudah dikoordinasikan pihak sekolah ke Dinas Pendidikan. Pihak sekolah juga sudah melakukan mediasi untuk menengahi persoalan.  Dalam mediasi terjadi kesepatakan yakni orang tua pelaku bersedia membantu pengobatan dengan catatan menyertai bukti-bukti pembayaran. “Buat perjanjian lagi tapi kita tidak memaksa yah. Ibaratnya kalau umpamanya minta sekian harus di bayar pada saat itu, oh ya tidak apa apa kalau orang tua korban pemukulan. Itu di tanda tangani dan itu sudah selesai masalahnya,” ucapnya.

5. Kondisi MI Sempat Naik Turun

Usai kejadian pemukulan, MI mengalami pembengkakan cairan di area mata dan kepala. Saat itu, ia tak kunjung sembuh sehingga dibawa ke rumah sakit. Kondisinya pun sempat membaik setelah dilakukan operasi, namun kembali memburuk hingga kembali dilarikan ke rumah sakit. Sejak 16 Oktober 2024 mengalami koma hingga dinyatakan meninggal pada Selasa.

6.  Keluarga Sempat Kecewa

Keluarga mengaku kecewa dengan sikap orang tua dari anak yang memukul anaknya. Kendati beberapa kali memberikan bantuan, namun ia menilai hal bantuan tersebut. Apalagi saat itu, mereka meminta bantuan uang sebesar Rp 20 juta untuk biaya pengobatan di Surabaya, namun tak kunjung dipenuhi.

Tags: BuliPenganiayaanSDSekolahSiswa

Berita Lainnya

RDP  Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja
Advetorial

RDP Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

14/04/2026
Dari ‘Zona Abu-abu’ ke Skema Resmi, DPRD Tarakan Cari Jalan Tengah untuk Ojek Bandara Juwata
Advetorial

Dari ‘Zona Abu-abu’ ke Skema Resmi, DPRD Tarakan Cari Jalan Tengah untuk Ojek Bandara Juwata

14/04/2026
Temui Titik Terang, DPRD Pastikan Tembok Dibongkar dan Drainase Dibangun Tahun Ini
Advetorial

Temui Titik Terang, DPRD Pastikan Tembok Dibongkar dan Drainase Dibangun Tahun Ini

13/04/2026
DPRD Tarakan Beri Deadline 3 Hari, Status Pelabuhan Rakyat Lingkas Ujung Harus Jelas
Advetorial

DPRD Tarakan Beri Deadline 3 Hari, Status Pelabuhan Rakyat Lingkas Ujung Harus Jelas

13/04/2026
PKB Kaltara Mulai “Panaskan Mesin” Hadapi 2029, Muscab Jadi Pintu Seleksi Ketat hingga UKK Berlapis
Daerah

PKB Kaltara Mulai “Panaskan Mesin” Hadapi 2029, Muscab Jadi Pintu Seleksi Ketat hingga UKK Berlapis

09/04/2026
DPRD Kawal Proyek Pusat Pemerintahan Rp280 Miliar, Beri Penjelasan Nilai Ekonomi Jika Terealisasi
Advetorial

DPRD Kawal Proyek Pusat Pemerintahan Rp280 Miliar, Beri Penjelasan Nilai Ekonomi Jika Terealisasi

08/04/2026
Next Post
Warga Curhat Minta Rumah Tinggal Sementara Sepulang Melaut, Khairul Ungkap Solusi Kuota BBM Dibangun SPBN

Warga Curhat Minta Rumah Tinggal Sementara Sepulang Melaut, Khairul Ungkap Solusi Kuota BBM Dibangun SPBN

YESS Sambangi Kampung Tias, Yansen Nilai Layak Jadi Pilot Project Kawasan Wisata Desa Terapung

YESS Sambangi Kampung Tias, Yansen Nilai Layak Jadi Pilot Project Kawasan Wisata Desa Terapung

Sambangi Pulau Bunyu, Sulaiman Dengarkan Curhatan Warga yang Inginkan Perubahan

Sambangi Pulau Bunyu, Sulaiman Dengarkan Curhatan Warga yang Inginkan Perubahan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • PKB Kaltara Mulai “Panaskan Mesin” Hadapi 2029, Muscab Jadi Pintu Seleksi Ketat hingga UKK Berlapis

    PKB Kaltara Mulai “Panaskan Mesin” Hadapi 2029, Muscab Jadi Pintu Seleksi Ketat hingga UKK Berlapis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramadan Belum Usai, Penukaran Uang Baru di Kaltara Sudah Tembus Rp358,5 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RDP Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional Kota Tarakan Resmi Terbentuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Tarakan Beri Deadline 3 Hari, Status Pelabuhan Rakyat Lingkas Ujung Harus Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
kaltaraupdate.com

Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat
Kota Tarakan - Kalimantan Utara

Ikuti Kami

Berita Terbaru

RDP  Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

RDP Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

14/04/2026
Dari ‘Zona Abu-abu’ ke Skema Resmi, DPRD Tarakan Cari Jalan Tengah untuk Ojek Bandara Juwata

Dari ‘Zona Abu-abu’ ke Skema Resmi, DPRD Tarakan Cari Jalan Tengah untuk Ojek Bandara Juwata

14/04/2026

Rubrik

  • Advetorial
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kalimantan Utara
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 www.kaltaraupdate.com

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial

© 2024 www.kaltaraupdate.com