KALTARAUPDATE.COM – RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan terus mematangkan persiapan menghadirkan layanan radioterapi sebagai bagian dari pengembangan pelayanan kanker terpadu di Kalimantan Utara. Selain menyiapkan sumber daya manusia (SDM), rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara ini juga mulai mempersiapkan infrastruktur penunjang agar layanan tersebut dapat segera beroperasi.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan visitasi sekaligus persiapan Pelatihan Petugas Proteksi Radiasi (PPR) Medik bidang Radiologi Diagnostik dan Intervensional (RDI) yang digelar Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi RSUD dr. H. Jusuf SK bersama Yayasan Professor Doktor Syamsir Dewang sebagai bagian dari tahapan pengembangan layanan radioterapi.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Budy Azis B., Sp.PK., M.H., mengatakan, kesiapan SDM menjadi salah satu prioritas utama sebelum layanan radioterapi dioperasikan.
Menurutnya, seluruh tahapan yang dilakukan bertujuan memastikan pelayanan berjalan sesuai standar keselamatan radiasi dan regulasi yang berlaku.
“Kami berkomitmen penuh menghadirkan layanan radioterapi di RSUD dr. H. Jusuf SK. Ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan bagi pasien kanker. Ke depan, masyarakat Kalimantan Utara tidak perlu lagi dirujuk jauh ke luar daerah untuk mendapatkan terapi yang memadai,” ujar dr. Budy.
Selain penguatan kompetensi tenaga kesehatan, pihak rumah sakit juga sedang mempersiapkan pembangunan bunker radioterapi yang menjadi syarat utama dalam pengoperasian alat terapi radiasi.
Menurut dr. Budy, keberadaan bunker tersebut menjadi fondasi penting agar layanan radioterapi dapat berjalan aman dan memenuhi standar proteksi radiasi.
“Pembangunan bunker radioterapi merupakan langkah strategis yang sedang kami siapkan. Fasilitas ini menjadi fondasi utama agar layanan radioterapi dapat beroperasi sesuai standar keselamatan radiasi yang berlaku,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Professor Doktor Syamsir Dewang, Prof. Dr. Syamsir Dewang, M.Eng.Sc., F.Med., menilai pengembangan layanan radioterapi di RSUD dr. H. Jusuf SK merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pelayanan kanker di wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Utara.
Ia menilai, keberadaan fasilitas tersebut akan mengurangi ketergantungan pasien terhadap rumah sakit di luar daerah sekaligus mempercepat akses pengobatan.
“Pengembangan layanan radioterapi di RSUD dr. H. Jusuf SK memiliki potensi besar menjadi pusat pelayanan radioterapi regional di Kalimantan. Ini merupakan langkah penting untuk mendekatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Prof. Syamsir, manfaat layanan radioterapi tidak hanya dirasakan dari sisi pelayanan medis, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan psikologis bagi pasien beserta keluarga.
“Pasien tidak lagi harus melakukan perjalanan jauh ke luar kota untuk menjalani terapi. Biaya transportasi dapat ditekan, waktu lebih efisien, dan kondisi psikologis pasien maupun keluarga akan jauh lebih baik karena dapat menjalani pengobatan lebih dekat dengan tempat tinggal,” ungkapnya.
Melalui percepatan pemenuhan SDM, pembangunan fasilitas pendukung, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, RSUD dr. H. Jusuf SK menargetkan dapat menghadirkan layanan radioterapi yang lengkap dan berkualitas. Ke depan, rumah sakit ini diharapkan mampu menjadi pusat rujukan pelayanan kanker regional di Kalimantan sehingga masyarakat memperoleh akses pengobatan yang lebih dekat, cepat, dan berkelanjutan. (SL)


















Discussion about this post