KALTARAUPDATE.CON – Kirab obor Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kalimantan Utara menjadi momentum yang sarat makna bagi insan pers di Bumi Benuanta. Tidak sekadar seremoni pembuka, kirab obor tersebut menjadi simbol semangat persatuan, sportivitas, dan solidaritas antarwartawan dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.

Rangkaian kirab obor yang melibatkan kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dari berbagai daerah itu berlangsung meriah dan mendapat perhatian masyarakat. Obor yang diarak melambangkan semangat juang insan pers dalam menjaga profesionalisme sekaligus mempererat hubungan antarsesama wartawan melalui ajang olahraga.
Pemerintah Kota Tarakan turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Porwada II Kaltara. Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Tarakan, Alias, menilai kirab obor bukan hanya bagian dari tradisi olahraga, tetapi juga menggambarkan kekompakan insan pers di Kalimantan Utara.
“Kirab obor ini membawa pesan kebersamaan dan semangat persaudaraan. Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan Porwada sebagai momentum mempererat hubungan antarwartawan,” ujar Alias, Sabtu (16/5/2026).
Menurutnya, wartawan memiliki peran penting dalam pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang edukatif dan berimbang. Karena itu, kegiatan seperti Porwada dinilai mampu memperkuat sinergi sekaligus menjaga hubungan harmonis antarinsan pers di Kaltara.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut dengan baik. Pemerintah Kota Tarakan, lanjutnya, berkomitmen mendukung kegiatan positif yang melibatkan insan pers sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Sementara itu, Ketua PWI Tarakan, Andi Muhammad Rizal, mengatakan kirab obor menjadi penyemangat bagi seluruh kontingen sebelum pertandingan dimulai. Semangat yang dibawa melalui kirab tersebut diharapkan dapat menambah motivasi atlet wartawan untuk memberikan penampilan terbaik di setiap cabang olahraga.
“Kirab obor ini menjadi simbol bahwa insan pers di Kalimantan Utara tetap solid dan kompak. Melalui Porwada, kami tidak hanya bertanding, tetapi juga memperkuat hubungan persaudaraan antarwartawan,” katanya.
Ia menambahkan, kontingen PWI Tarakan telah melakukan berbagai persiapan menghadapi Porwada II Kaltara, mulai dari latihan rutin hingga penguatan kekompakan tim. Target mempertahankan prestasi tetap menjadi motivasi utama seluruh anggota kontingen.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, Porwada II Kaltara juga diharapkan mampu membangun kolaborasi yang lebih baik antarwartawan di daerah. Semangat kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan olahraga diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas kerja jurnalistik dan profesionalisme insan pers di Kalimantan Utara.
Kirab obor Porwada II Kaltara pun menjadi penanda dimulainya semangat baru bagi wartawan se-Kaltara untuk terus menjaga solidaritas, integritas, dan kebersamaan di tengah dinamika dunia jurnalistik yang terus berkembang.

















Discussion about this post