Rabu, 15 April 2026
kaltaraupdate.com
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
HealthNews
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Literasi
  • Video
  • Advetorial
Home Advetorial

Dari ‘Zona Abu-abu’ ke Skema Resmi, DPRD Tarakan Cari Jalan Tengah untuk Ojek Bandara Juwata

by Redaksi
14/04/2026
in Advetorial, Daerah, Kalimantan Utara, Tarakan
A A
0
Dari ‘Zona Abu-abu’ ke Skema Resmi, DPRD Tarakan Cari Jalan Tengah untuk Ojek Bandara Juwata

KALTARAUPDATE.COM – Keberadaan ojek pangkalan (opang) di Bandara Juwata Tarakan akhirnya menemukan titik terang. Setelah bertahun-tahun berada dalam posisi “serba boleh tapi tak resmi”, Komisi III DPRD Kota Tarakan kini mendorong lahirnya skema legal yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketertiban di kawasan bandara.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar belum lama ini tak sekadar membahas izin operasional, tetapi juga menata ulang pola keberadaan ojek di bandara agar tidak lagi berada di wilayah abu-abu. Ketua Komisi III DPRD Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, menyebut ada sekitar 15 pengemudi ojek pangkalan yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas di Bandara Juwata.

BacaJuga

RDP  Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

RDP Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

14/04/2026
Temui Titik Terang, DPRD Pastikan Tembok Dibongkar dan Drainase Dibangun Tahun Ini

Temui Titik Terang, DPRD Pastikan Tembok Dibongkar dan Drainase Dibangun Tahun Ini

13/04/2026

“Mereka ini tidak banyak, hanya sekitar 15 orang. Tapi mereka minta difasilitasi agar bisa tetap melayani penumpang secara legal,” ujarnya.

Menurut Randy, persoalan utama bukan sekadar boleh atau tidaknya ojek beroperasi, melainkan belum adanya payung hukum yang jelas. Secara regulasi, kendaraan roda dua memang belum dikategorikan sebagai angkutan umum resmi di kawasan bandara. Namun, kondisi di Tarakan memiliki kekhasan tersendiri.

Ia menegaskan, praktik ojek pangkalan di Bandara Juwata bukan fenomena baru. Aktivitas ini sudah berlangsung sejak sekitar tahun 2004 dan menjadi bagian dari realitas sosial serta ekonomi warga setempat.

“Di bandara lain mungkin tidak ada ojek seperti ini. Tapi di Tarakan, ini sudah lama berjalan dan menjadi mata pencaharian mereka. Ini yang kita lihat sebagai kearifan lokal yang perlu dicarikan solusi, bukan dihilangkan,” jelasnya.

Hasil RDP pun mengarah pada kompromi. Ojek pangkalan tetap diperbolehkan beroperasi, namun dengan pengaturan lebih ketat yang akan ditentukan oleh pihak bandara. Saat ini, para pengemudi masih menunggu penumpang di sekitar area masjid dan menjemput secara manual dengan berjalan kaki ke titik tertentu.

“Sudah ada titik temu. Mereka tetap diizinkan beroperasi, tapi teknis pengaturannya diserahkan ke pihak bandara,” katanya.

Meski demikian, DPRD menilai langkah ini baru sebatas solusi jangka pendek. Ke depan, legalitas penuh menjadi target utama agar para pengemudi memiliki kepastian hukum sekaligus meningkatkan rasa aman bagi pengguna jasa.

“Kita ingin ke depan mereka bisa dilegalkan, seperti taksi bandara. Tapi tentu mekanismenya harus jelas dan diatur oleh pihak bandara,” tegas Randy.

Selain aspek legalitas, DPRD juga memberi perhatian serius terhadap potensi konflik di lapangan. Kehadiran ojek pangkalan yang belum terintegrasi dalam sistem transportasi resmi dinilai berpotensi memicu gesekan dengan operator lain, khususnya taksi bandara.

Untuk itu, diperlukan sistem yang mampu mengatur alur operasional secara adil. Salah satu opsi yang mengemuka adalah penerapan sistem antrean atau giliran bagi para pengemudi ojek.

“Ini penting untuk menghindari rebutan penumpang. Bisa dibuat sistem seperti taksi, bergiliran, supaya lebih tertib dan tidak menimbulkan konflik,” ujarnya.

Sementara terkait tarif, DPRD memilih tidak melakukan intervensi langsung. Penentuan harga diserahkan kepada kesepakatan antar pengemudi, dengan harapan tetap mempertimbangkan kewajaran dan kepentingan penumpang.

Upaya penataan ini menjadi bagian dari langkah lebih besar dalam membangun sistem transportasi yang inklusif di Tarakan. Di satu sisi, keberadaan transportasi modern dan resmi terus berkembang, namun di sisi lain, praktik transportasi berbasis komunitas seperti ojek pangkalan juga tetap memiliki ruang hidup.

RDP ini pun menjadi penanda bahwa pendekatan yang diambil bukan sekadar penertiban, melainkan mencari keseimbangan antara aturan dan realitas di lapangan—agar tak ada pihak yang tersisih dalam proses penataan tersebut. (Adv)

Tags: DPRD TARAKAN

Berita Lainnya

RDP  Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja
Advetorial

RDP Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

14/04/2026
Temui Titik Terang, DPRD Pastikan Tembok Dibongkar dan Drainase Dibangun Tahun Ini
Advetorial

Temui Titik Terang, DPRD Pastikan Tembok Dibongkar dan Drainase Dibangun Tahun Ini

13/04/2026
DPRD Tarakan Beri Deadline 3 Hari, Status Pelabuhan Rakyat Lingkas Ujung Harus Jelas
Advetorial

DPRD Tarakan Beri Deadline 3 Hari, Status Pelabuhan Rakyat Lingkas Ujung Harus Jelas

13/04/2026
PKB Kaltara Mulai “Panaskan Mesin” Hadapi 2029, Muscab Jadi Pintu Seleksi Ketat hingga UKK Berlapis
Daerah

PKB Kaltara Mulai “Panaskan Mesin” Hadapi 2029, Muscab Jadi Pintu Seleksi Ketat hingga UKK Berlapis

09/04/2026
DPRD Kawal Proyek Pusat Pemerintahan Rp280 Miliar, Beri Penjelasan Nilai Ekonomi Jika Terealisasi
Advetorial

DPRD Kawal Proyek Pusat Pemerintahan Rp280 Miliar, Beri Penjelasan Nilai Ekonomi Jika Terealisasi

08/04/2026
DPRD Tarakan Sayangkan 11 SPPG di Tarakan Ditutup, Sebut Terdampak ke Siswa Penerima, Siap Agendakan Rapat Kembali
Advetorial

DPRD Tarakan Sayangkan 11 SPPG di Tarakan Ditutup, Sebut Terdampak ke Siswa Penerima, Siap Agendakan Rapat Kembali

08/04/2026
Next Post
RDP  Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

RDP Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • RDP  Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

    RDP Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Kaltara Mulai “Panaskan Mesin” Hadapi 2029, Muscab Jadi Pintu Seleksi Ketat hingga UKK Berlapis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari ‘Zona Abu-abu’ ke Skema Resmi, DPRD Tarakan Cari Jalan Tengah untuk Ojek Bandara Juwata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional Kota Tarakan Resmi Terbentuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramadan Belum Usai, Penukaran Uang Baru di Kaltara Sudah Tembus Rp358,5 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
kaltaraupdate.com

Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat
Kota Tarakan - Kalimantan Utara

Ikuti Kami

Berita Terbaru

RDP  Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

RDP Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

14/04/2026
Dari ‘Zona Abu-abu’ ke Skema Resmi, DPRD Tarakan Cari Jalan Tengah untuk Ojek Bandara Juwata

Dari ‘Zona Abu-abu’ ke Skema Resmi, DPRD Tarakan Cari Jalan Tengah untuk Ojek Bandara Juwata

14/04/2026

Rubrik

  • Advetorial
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kalimantan Utara
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 www.kaltaraupdate.com

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial

© 2024 www.kaltaraupdate.com