Selasa, 21 Juli 2026
kaltaraupdate.com
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
HealthNews
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Literasi
  • Video
  • Advetorial
Home Advetorial

Dari ‘Zona Abu-abu’ ke Skema Resmi, DPRD Tarakan Cari Jalan Tengah untuk Ojek Bandara Juwata

by Redaksi
14/04/2026
in Advetorial, Daerah, Kalimantan Utara, Tarakan
A A
0
Dari ‘Zona Abu-abu’ ke Skema Resmi, DPRD Tarakan Cari Jalan Tengah untuk Ojek Bandara Juwata

KALTARAUPDATE.COM – Keberadaan ojek pangkalan (opang) di Bandara Juwata Tarakan akhirnya menemukan titik terang. Setelah bertahun-tahun berada dalam posisi “serba boleh tapi tak resmi”, Komisi III DPRD Kota Tarakan kini mendorong lahirnya skema legal yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketertiban di kawasan bandara.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar belum lama ini tak sekadar membahas izin operasional, tetapi juga menata ulang pola keberadaan ojek di bandara agar tidak lagi berada di wilayah abu-abu. Ketua Komisi III DPRD Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, menyebut ada sekitar 15 pengemudi ojek pangkalan yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas di Bandara Juwata.

BacaJuga

DPRD Tarakan Gelontorkan Rekomendasi Komprehensif LKPJ 2025, Dari Layanan Kesehatan 24 Jam hingga Reformasi PAD

DPRD Tarakan Gelontorkan Rekomendasi Komprehensif LKPJ 2025, Dari Layanan Kesehatan 24 Jam hingga Reformasi PAD

22/04/2026
DPRD Tarakan Tekankan Perbaikan Kinerja OPD, Rekomendasi LKPJ 2025 Segera Ditetapkan

DPRD Tarakan Tekankan Perbaikan Kinerja OPD, Rekomendasi LKPJ 2025 Segera Ditetapkan

21/04/2026

“Mereka ini tidak banyak, hanya sekitar 15 orang. Tapi mereka minta difasilitasi agar bisa tetap melayani penumpang secara legal,” ujarnya.

Menurut Randy, persoalan utama bukan sekadar boleh atau tidaknya ojek beroperasi, melainkan belum adanya payung hukum yang jelas. Secara regulasi, kendaraan roda dua memang belum dikategorikan sebagai angkutan umum resmi di kawasan bandara. Namun, kondisi di Tarakan memiliki kekhasan tersendiri.

Ia menegaskan, praktik ojek pangkalan di Bandara Juwata bukan fenomena baru. Aktivitas ini sudah berlangsung sejak sekitar tahun 2004 dan menjadi bagian dari realitas sosial serta ekonomi warga setempat.

“Di bandara lain mungkin tidak ada ojek seperti ini. Tapi di Tarakan, ini sudah lama berjalan dan menjadi mata pencaharian mereka. Ini yang kita lihat sebagai kearifan lokal yang perlu dicarikan solusi, bukan dihilangkan,” jelasnya.

Hasil RDP pun mengarah pada kompromi. Ojek pangkalan tetap diperbolehkan beroperasi, namun dengan pengaturan lebih ketat yang akan ditentukan oleh pihak bandara. Saat ini, para pengemudi masih menunggu penumpang di sekitar area masjid dan menjemput secara manual dengan berjalan kaki ke titik tertentu.

“Sudah ada titik temu. Mereka tetap diizinkan beroperasi, tapi teknis pengaturannya diserahkan ke pihak bandara,” katanya.

Meski demikian, DPRD menilai langkah ini baru sebatas solusi jangka pendek. Ke depan, legalitas penuh menjadi target utama agar para pengemudi memiliki kepastian hukum sekaligus meningkatkan rasa aman bagi pengguna jasa.

“Kita ingin ke depan mereka bisa dilegalkan, seperti taksi bandara. Tapi tentu mekanismenya harus jelas dan diatur oleh pihak bandara,” tegas Randy.

Selain aspek legalitas, DPRD juga memberi perhatian serius terhadap potensi konflik di lapangan. Kehadiran ojek pangkalan yang belum terintegrasi dalam sistem transportasi resmi dinilai berpotensi memicu gesekan dengan operator lain, khususnya taksi bandara.

Untuk itu, diperlukan sistem yang mampu mengatur alur operasional secara adil. Salah satu opsi yang mengemuka adalah penerapan sistem antrean atau giliran bagi para pengemudi ojek.

“Ini penting untuk menghindari rebutan penumpang. Bisa dibuat sistem seperti taksi, bergiliran, supaya lebih tertib dan tidak menimbulkan konflik,” ujarnya.

Sementara terkait tarif, DPRD memilih tidak melakukan intervensi langsung. Penentuan harga diserahkan kepada kesepakatan antar pengemudi, dengan harapan tetap mempertimbangkan kewajaran dan kepentingan penumpang.

Upaya penataan ini menjadi bagian dari langkah lebih besar dalam membangun sistem transportasi yang inklusif di Tarakan. Di satu sisi, keberadaan transportasi modern dan resmi terus berkembang, namun di sisi lain, praktik transportasi berbasis komunitas seperti ojek pangkalan juga tetap memiliki ruang hidup.

RDP ini pun menjadi penanda bahwa pendekatan yang diambil bukan sekadar penertiban, melainkan mencari keseimbangan antara aturan dan realitas di lapangan—agar tak ada pihak yang tersisih dalam proses penataan tersebut. (Adv)

Tags: DPRD TARAKAN

Berita Lainnya

Bupati Malinau Sebut QRIS Permudah Layanan Publik, Siap Diperluas ke Berbagai Sektor
Daerah

Bupati Malinau Sebut QRIS Permudah Layanan Publik, Siap Diperluas ke Berbagai Sektor

21/07/2026
Kick Off QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, Malinau Jadi Titik Awal, Dorong Akseptasi Pembayaran Digital
Daerah

Kick Off QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, Malinau Jadi Titik Awal, Dorong Akseptasi Pembayaran Digital

21/07/2026
KTT Jadi Target  Terakhir Pemerataan Pembayaran Non Tunai di Pelabuhan di Kaltara, Beber Tantangan dan Edukasi Literasi Digital
Daerah

KTT Jadi Target Terakhir Pemerataan Pembayaran Non Tunai di Pelabuhan di Kaltara, Beber Tantangan dan Edukasi Literasi Digital

21/07/2026
Digitalisasi Pembayaran KPwBI Kaltara Usung Konsep CEMUMUAH, 64 Persen Sudah Gunakan QRIS
Daerah

Digitalisasi Pembayaran KPwBI Kaltara Usung Konsep CEMUMUAH, 64 Persen Sudah Gunakan QRIS

21/07/2026
KPwBI Kaltara Launching Pelabuhan Malinau Siap QRIS, Upaya Permudah Layanan Pembelian Tiket Penumpang
Daerah

KPwBI Kaltara Launching Pelabuhan Malinau Siap QRIS, Upaya Permudah Layanan Pembelian Tiket Penumpang

21/07/2026
Menuju Final Piala Dunia FIFA 2026, Spanyol Melawan Argentina, Siapa Andalan Kalian?
Daerah

Menuju Final Piala Dunia FIFA 2026, Spanyol Melawan Argentina, Siapa Andalan Kalian?

16/07/2026
Next Post
RDP  Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

RDP Soal Pemutusan Kerja, Komisi I DPRD Tarakan Cari Solusi, Tegaskan Asas Kemanusiaan dan Kawal Hak Pekerja

Jelang Iduladha, DPRD Tarakan Soroti Ancaman Over Pasokan Ternak dari Luar Daerah

Jelang Iduladha, DPRD Tarakan Soroti Ancaman Over Pasokan Ternak dari Luar Daerah

Komisi III DPRD Tarakan Koordinasi ke BWS V, Silaturahmi dan Sinkronisasi Program

Komisi III DPRD Tarakan Koordinasi ke BWS V, Silaturahmi dan Sinkronisasi Program

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • Kapal 3in1 PELNI Angkut Kendaraan Taktis Buatan Pindad

    Kapal 3in1 PELNI Angkut Kendaraan Taktis Buatan Pindad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Periode Kedua Dibuka! Ini Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Rupiah di Tarakan, Jangan Sampai Kehabisan Kuota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desa Digital Indosat Masuk Kampung Nelayan Tarakan, CCTV Terpasang hingga UMKM Rumput Laut Go Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses di Juata Permai, Supa’ad Hadianto Bongkar Soal Pajak, BPJS hingga Politik Uang: “Jangan Telepon Saya, Bawa Dokumennya!”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program MBG Mulai Masuk Sebatik Barat, Ratusan Pelajar Dapat Jatah Perdana dari SPPG Liang Bunyu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
kaltaraupdate.com

Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat
Kota Tarakan - Kalimantan Utara

Ikuti Kami

Berita Terbaru

Bupati Malinau Sebut QRIS Permudah Layanan Publik, Siap Diperluas ke Berbagai Sektor

Bupati Malinau Sebut QRIS Permudah Layanan Publik, Siap Diperluas ke Berbagai Sektor

21/07/2026
Kick Off QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, Malinau Jadi Titik Awal, Dorong Akseptasi Pembayaran Digital

Kick Off QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, Malinau Jadi Titik Awal, Dorong Akseptasi Pembayaran Digital

21/07/2026

Rubrik

  • Advetorial
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kalimantan Utara
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 www.kaltaraupdate.com

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial

© 2024 www.kaltaraupdate.com