KALTARAUPDATE.COM – Upaya memperkuat kolaborasi antar aparat penegak hukum (APH) terus didorong Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan.
Salah satunya melalui kunjungan langsung Kepala Lapas Tarakan, Jupri, ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah konkret mempererat koordinasi lintas lembaga.
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi bagian dari strategi memperkuat sinergitas dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya yang bersinggungan langsung dengan kewenangan kejaksaan.
Kalapas Tarakan, Jupri, menegaskan bahwa koordinasi dengan Kejari merupakan agenda rutin yang memiliki peran penting dalam memastikan pelaksanaan sistem pemasyarakatan berjalan optimal, mulai dari pembinaan hingga bimbingan kemasyarakatan bagi warga binaan.
“Melalui silaturahmi ini, kami ingin memperkuat sinergitas dan koordinasi, terutama dalam pelaksanaan tugas Kejari yang berkaitan dengan eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, termasuk pengawasan terhadap pidana bersyarat maupun pembebasan bersyarat,” ujar Jupri.
Ia menambahkan, peran kejaksaan sangat krusial dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang terintegrasi. Oleh karena itu, komunikasi yang intens dinilai menjadi kunci dalam menghindari hambatan teknis di lapangan.
Lebih jauh, sinergi antara Lapas dan APH juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program 15 Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), terutama dalam menjawab persoalan klasik di lembaga pemasyarakatan seperti overcapacity dan overcrowding.
“Permasalahan kapasitas hunian tidak bisa diselesaikan secara parsial. Diperlukan kerja sama lintas sektor dengan pendekatan yang komprehensif,” tegasnya.
Dengan penguatan koordinasi ini, diharapkan proses penegakan hukum dari hulu hingga hilir dapat berjalan lebih efektif, sekaligus menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan berkeadilan di Kota Tarakan. (*)


















Discussion about this post