KALTARAUPDATE.COM – Panitia Pelantikan Pengurus Kerukunan Keluarga Pinrang (KKP) terus mematangkan seluruh persiapan menjelang pelantikan pengurus Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKP Provinsi Kalimantan Utara, Badan Pengurus Daerah (BPD) KKP Kota Tarakan, dan Ikatan Wanita Pinrang (IWP) KKP Kota Tarakan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Memasuki H-4 pelaksanaan, panitia memastikan progres persiapan telah mencapai sekitar 99 persen. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pelantikan, M. Yusuf, S.H., M.H, usai memimpin rapat pemantapan yang dihadiri seluruh unsur panitia dari tiga organisasi KKP tersebut, Rabu (15/7/2026).
Yusuf menjelaskan, rapat yang digelar pada Selasa sore difokuskan untuk memastikan seluruh bidang kepanitiaan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga tidak ada pekerjaan yang tertinggal menjelang hari pelaksanaan.
“Alhamdulillah, kami pada sore hari ini semua unsur panitia, baik dari unsur BPW KKP Provinsi Kalimantan Utara, BPD Kota Tarakan, IWAP Kota Tarakan, dan rekan-rekan pengurus di tiga organ itu yang sudah dipasrahi atau diberikan amanah serta yang telah di-SK-kan, kami sore hari ini rapat perihal pemantapan,” kata Yusuf.
Menurutnya, pelaksanaan rapat pemantapan menjadi agenda penting karena waktu pelaksanaan tinggal menghitung hari.
“Pelantikan tersebut insyaallah di tanggal 18 Juli. Insyaallah waktunya itu jam 08.30 p
Wita sampai dengan selesai,” ujarnya.
Ia menuturkan, setiap kegiatan besar memang harus dievaluasi kembali ketika memasuki H-5 hingga H-7. Karena saat ini sudah mendekati hari pelaksanaan, seluruh seksi diminta melaporkan perkembangan pekerjaan masing-masing.
“Namanya setiap kegiatan itu, sebelum mendekati hari H-nya, paling tidak itu H-5 atau H-7. Ini kan H-4 kalau tidak salah. Jadi kami ini harus tahu apa saja rekan-rekan yang sudah diberikan amanah ini jobdesk-nya masing-masing, apa kekurangannya,” jelasnya.
Evaluasi dilakukan mulai dari kesiapan sekretariat, distribusi undangan, susunan acara hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya.
“Contoh nih, perihal dari sekretariatan terkait undangan-undangan sudah sejauh mana. Terus yang kedua, dari seksi acara sejauh mana, apa saja kekurangannya? Yang itulah tadi kami bahas, karena niatan kami, acara kami ini insyaallah kami akan buat sebagaimana pun kami akan buat maksimal, semeriah-meriahnya,” ungkapnya.
Yusuf mengatakan keberhasilan pelaksanaan pelantikan bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia, melainkan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk media.
“Dan kami juga butuh support, artinya baik dari teman-teman semuanya, baik dari media. Bahkan teman-teman. Artinya ini kami yang dipasrahi sebagai yang ngurusi atau sebagai panitia, ini artinya tantangan terbesar buat kami bagaimana kegiatan kami ini sukses,” katanya.
Menurut Yusuf, pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial organisasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi masyarakat asal Kabupaten Pinrang yang kini berdomisili di Kalimantan Utara.
“Acara kami ini semata-mata bukan tidak ada atau niat lain. Artinya kami ini dalam ranah paguyuban atau Kerukunan Keluarga Pinrang secara keseluruhan, baik tingkatan provinsi dan kota,” ujarnya.
Ia menyebut semangat kebersamaan itu tercermin dalam istilah **Sipulung**, yang menjadi filosofi masyarakat Pinrang untuk berkumpul dan mempererat persaudaraan.
“Kalau bisa dikata tuh di sinilah kami artinya Sipulung kalau bahasa-bahasanya orang dari kampung. Artinya Sipulung, kegiatan kami ini ya inilah warga kami yang ada khususnya di Kalimantan Utara dan di Kota Tarakan,” tuturnya.
Panitia juga terus berkomunikasi dengan sejumlah tamu kehormatan dari Kabupaten Pinrang maupun pengurus pusat.
Yusuf mengungkapkan, Bupati Pinrang sebelumnya telah menyampaikan komitmen untuk hadir. Namun belakangan panitia menerima informasi bahwa yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Yang awalnya beliau insyaallah akan berusaha hadir, ternyata berjalannya waktu semalam kami mendapatkan informasi beliau dikodratkan sakit. Ada schedule untuk beliau check-up terkait kesehatannya,” katanya.
Kepastian mengenai kehadiran Bupati maupun Wakil Bupati Pinrang diperkirakan akan diperoleh dalam satu hingga dua hari ke depan.
“Besok insyaallah kami akan mendapatkan kepastian apakah beliau tetap mengusahakan hadir ataukah Pak Wakil Bupati yang hadir,” ujarnya.
Selain itu, panitia juga mengundang Ketua DPRD Kabupaten Pinrang beserta sejumlah anggota DPRD Pinrang.
“Informasi yang kami peroleh juga, insyaallah Ketua DPRD Pinrang itu akan hadir beserta beberapa anggotanya. Kami berharap mudah-mudahan seluruh anggota DPRD Kabupaten Pinrang itu dapat hadir di acara kami,” ucap Yusuf.
Sementara dari tingkat nasional, panitia memastikan rombongan Badan Pengurus Pusat (BPP) KKP dari Jakarta telah memberikan konfirmasi kehadiran.
“Yang sudah fix hadir tuh insyaallah tamu kami dari Jakarta, yaitu BPP yang akan melantik tiga organ itu,” katanya.
Untuk pimpinan yang akan memimpin prosesi pelantikan, Yusuf mengatakan hingga kini baru Sekretaris Jenderal BPP yang telah memastikan hadir.
“Yang baru konfirm itu Sekjennya insyaallah hadir langsung. Kurang lebih rombongannya itu tiga orang insyaallah dari Jakarta,” jelasnya.
Pelantikan akan dilaksanakan di Tarakan Plaza mulai pukul 08.30 Wita hingga selesai pada Sabtu d 18 Juli 2026. Panitia juga memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi, termasuk pemberitahuan kepada pihak kepolisian.
“Adapun syarat-syaratnya kayak contoh pemberitahuan ke pihak kepolisian, sudah kami lakukan,” ujarnya.
Yusuf menambahkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara maupun Pemerintah Kota Tarakan juga telah diberikan sejak awal persiapan.
“Kalau dari dukungan pemerintah daerah, baik dari pemerintah provinsi dan kota, alhamdulillah men-support acara kami. Bahkan perwakilan kami yang sudah secara langsung mendatangi Pak Gubernur Zainal A. Paliwang maupun Pak Wali Kota Tarakan dr. Khairul, menyambut dengan positif acara kami dan insyaallah siap men-support,” katanya.
Panitia juga mengajak seluruh masyarakat asal Pinrang yang berada di Tarakan maupun wilayah Kalimantan Utara untuk hadir dan menjadi bagian dari momentum tersebut.
“Kalau untuk siapa saja yang mau datang, khususnya warga Pinrang, dipersilakan. Silakan datang. Ini kan acara kita bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan, pelantikan mengusung semangat inklusif, sehingga terbuka bagi seluruh keluarga besar Pinrang tanpa membedakan latar belakang.
“Sesuai dengan tema kami itu inklusif. Inklusif itu kan artinya terbuka, tidak eksklusif,” pungkas Yusuf. (SL)
















Discussion about this post