Selasa, 18 Agustus 2026
kaltaraupdate.com
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
HealthNews
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Literasi
  • Video
  • Advetorial
Home Daerah

Bawa Rp6 Miliar Uang Layak Edar, 400 Nautical Mile Jarak Perjalanan Siap Ditaklukkan KRI AJAK- 653, Kapal Cepat Torpedo Koarmada II

by Redaksi
14/07/2026
in Daerah, Ekonomi, Kalimantan Utara, Nasional, Tarakan
A A
0
Bawa Rp6 Miliar Uang Layak Edar, 400 Nautical Mile Jarak Perjalanan Siap Ditaklukkan KRI AJAK- 653, Kapal Cepat Torpedo Koarmada II

KALTARAUPDATE.COM – Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 kembali dilaksanakan KPwBI Kaltara menggandeng Kodaeral XIII.

Kali ini, total Rp6 miliar disiapkan Bank Indonesia menggunakan kapal cepat torpedo KRI AJAK – 653  untuk mendukung pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 di wilayah Kalimantan Utara.

BacaJuga

Tak Hanya Tukar Uang, ERB 2026 Bawa Edukasi hingga Bantuan Sosial ke Lima Pulau 3T,  Tim Onboard Berasal dari Berbagai Daerah

Tak Hanya Tukar Uang, ERB 2026 Bawa Edukasi hingga Bantuan Sosial ke Lima Pulau 3T, Tim Onboard Berasal dari Berbagai Daerah

16/07/2026
Pemprov Kaltara: Ekspedisi Rupiah Berdaulat Bukan Sekadar Antar Uang, Tapi Wujud Kehadiran Negara di Pulau Perbatasan

Pemprov Kaltara: Ekspedisi Rupiah Berdaulat Bukan Sekadar Antar Uang, Tapi Wujud Kehadiran Negara di Pulau Perbatasan

14/07/2026

Kapal cepat torpedo tersebut dipercaya mengantarkan uang rupiah layak edar ke sejumlah pulau terdepan, terluar, dan terpencil (3T) yang menjadi sasaran layanan kas keliling Bank Indonesia.

Ekspedisi yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Utara bersama Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) XIII itu akan berlangsung selama tujuh hari, mulai 14 hingga 20 Juli 2026.

Komandan Kodaeral XIII, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, mengatakan keterlibatan TNI AL dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, sekaligus bentuk nyata menjaga kedaulatan negara melalui kehadiran rupiah di wilayah perbatasan.

“Kegiatan yang kita selenggarakan hari ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara Bank Indonesia dengan TNI Angkatan Laut,” ujarnya saat memberikan sambutan pada pelepasan ekspedisi di Tarakan.

Menurut Sumarji, kondisi geografis Indonesia yang didominasi wilayah kepulauan menjadikan distribusi rupiah ke daerah 3T bukan pekerjaan mudah.

Luasnya wilayah laut dan banyaknya pulau membuat pengiriman uang layak edar membutuhkan dukungan armada laut yang mampu menjangkau kawasan terpencil.

“Melihat kondisi geografi negara Indonesia dengan luasnya wilayah dan banyaknya sebaran pulau-pulau menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan bangsa. Hal ini tidak bisa dilakukan sendiri tanpa adanya persatuan dan kesatuan semua elemen bangsa,” katanya.

Ia menegaskan kerja sama antara Bank Indonesia dan TNI AL memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga kedaulatan Indonesia.

Jika Bank Indonesia menjaga kedaulatan melalui penyediaan uang rupiah layak edar, maka TNI AL menjaga wilayah NKRI melalui kekuatan armada laut.

“Bank Indonesia bertugas menjaga kedaulatan NKRI melalui pemenuhan kebutuhan rupiah yang layak edar di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan TNI Angkatan Laut memiliki sarana memadai untuk menjangkau seluruh wilayah perairan dan wilayah 3T sehingga mata uang rupiah menjadi tuan rumah tunggal dan berdaulat di negeri Indonesia,” ujarnya.

Pada Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, TNI AL mengerahkan KRI Ajak-653, kapal cepat torpedo yang selama ini menjadi salah satu unsur pengamanan di wilayah perairan Ambalat dan sekitarnya.

Menurut Sumarji, kapal tersebut dipilih karena memiliki kemampuan manuver dan stabilitas yang baik sehingga dinilai tepat mengangkut tim Bank Indonesia beserta uang rupiah menuju pulau-pulau tujuan.

“KRI Ajak 653 merupakan salah satu kapal cepat torpedo di jajaran Satuan Kapal Cepat Koarmada II yang memiliki stabilitas sangat baik dan dapat mendukung pendistribusian rupiah yang berkualitas dan layak edar ke wilayah-wilayah tersebut,” katanya.

Selama pelayaran, ekspedisi akan menempuh rute Tarakan–Pulau Sebatik–Pulau Bunyu–Pulau Maratua–Teluk Sulaiman–Pulau Derawan, sebelum kembali ke Tarakan dengan total jarak sekitar 403 nautical mile.

Meski harus melintasi sejumlah perairan terbuka, Sumarji optimistis seluruh rangkaian pelayaran dapat berlangsung aman.

Sebelum keberangkatan, TNI AL telah melakukan pengecekan kondisi cuaca serta kesiapan kapal.

“Kami sudah mengecek juga dengan perkiraan cuaca, di mana insya Allah selama proses Ekspedisi Rupiah Berdaulat tahun 2026 ini cuaca akan bersahabat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh titik tujuan telah lama menjadi wilayah operasi patroli KRI Ajak sehingga karakteristik medan maupun kondisi perairannya sudah dipahami oleh prajurit.

Karena itu, tantangan cuaca maupun pelayaran diyakini dapat diantisipasi.

“Wilayah itu sudah sering menjadi wilayah patroli KRI Ajak sehingga tantangan cuaca ini insya Allah dapat kita atasi dengan baik,” katanya.

Di setiap pulau yang disinggahi, tim Bank Indonesia akan turun langsung memberikan layanan penukaran uang kepada masyarakat.

Menurut Sumarji, sasaran pelayanan telah ditentukan berdasarkan hasil survei yang dilakukan Bank Indonesia.

“Pejuang rupiah yang on board dari Bank Indonesia akan langsung bergerak menuju spot-spot tertentu sesuai hasil survei,” ujarnya.

Ia juga menyinggung hasil survei BI yang menunjukkan sekitar 80 persen uang yang beredar di wilayah sasaran sudah waktunya diganti dengan uang layak edar.

Kondisi tersebut menjadi perhatian, terutama di wilayah perbatasan seperti Pulau Sebatik yang aktivitas ekonominya bersinggungan langsung dengan negara tetangga.

“Berdasarkan survei sekitar 80 persen uang yang sudah tidak layak edar ini, terutama di Sebatik seperti tadi disampaikan juga beredar mata uang asing. Namun fokus kita kali ini lebih kepada mata uang rupiah yang sudah tidak layak edar,” kata Sumarji.

Ia menambahkan, KRI Ajak bukan kali pertama mendukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat.

Kapal tersebut telah berulang kali dipercaya mengangkut tim Bank Indonesia dalam kegiatan serupa, baik di Kalimantan maupun wilayah lain di Indonesia.

“KRI Ajak ini sudah lebih dari lima kali mendukung. Sebelumnya juga ada KRI Singa dan KRI Hiu. Unsur-unsur Satuan Kapal Cepat ini sangat efektif untuk penyebaran rupiah ke wilayah-wilayah terpencil,” ungkapnya.

Tidak hanya di Kalimantan, KRI Ajak juga pernah menjalankan misi serupa di Papua, Sumatera, hingga sejumlah pulau terpencil di Pulau Jawa.

Sumarji berharap sinergi antara TNI AL dan Bank Indonesia terus berlanjut sehingga kehadiran rupiah layak edar dapat dirasakan masyarakat hingga ke pulau-pulau terluar Indonesia.

“Atas nama TNI Angkatan Laut, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia karena berlanjut dan meningkatnya kegiatan ini dari tahun ke tahun. Kita dapat bersama-sama hadir menjaga kedaulatan negara dan mendukung pemerataan pembangunan nasional di seluruh wilayah NKRI,” pungkasnya. (SL)

Tags: Dankodaeral XIIIEkspedisi Rupiah BerdaulatKodaeral XIII Tarakan

Berita Lainnya

Mahkamah Agung Kukuhkan Kemenangan PT Sanjung Makmur dalam Sengketa PKKPR di Tana Tidung
Advetorial

Mahkamah Agung Kukuhkan Kemenangan PT Sanjung Makmur dalam Sengketa PKKPR di Tana Tidung

15/08/2026
Perempuan Kampung Baru dan Tanah Kuning Belajar Membaca Perubahan di Sekitar Mereka
Bulungan

Perempuan Kampung Baru dan Tanah Kuning Belajar Membaca Perubahan di Sekitar Mereka

14/08/2026
UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center Resmi Berdiri, Riset AI Indonesia Mulai Didorong ke Sektor Strategis
Nasional

UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center Resmi Berdiri, Riset AI Indonesia Mulai Didorong ke Sektor Strategis

14/08/2026
Bukan Soal Mana yang Paling Canggih, Ini Cara Memilih Galaxy Z8 Series Sesuai Gaya Pakai
Ekonomi

Bukan Soal Mana yang Paling Canggih, Ini Cara Memilih Galaxy Z8 Series Sesuai Gaya Pakai

14/08/2026
Galaxy Z8 Series Ubah Cara Pakai Smartphone, Tak Lagi Sekadar Soal Layar Lipat
Ekonomi

Galaxy Z8 Series Ubah Cara Pakai Smartphone, Tak Lagi Sekadar Soal Layar Lipat

14/08/2026
Bukan Cuma Tipis, Galaxy Z8 Series Ubah Cara Smartphone Lipat Dipakai Seharian
Ekonomi

Bukan Cuma Tipis, Galaxy Z8 Series Ubah Cara Smartphone Lipat Dipakai Seharian

13/08/2026
Next Post
Pemprov Kaltara: Ekspedisi Rupiah Berdaulat Bukan Sekadar Antar Uang, Tapi Wujud Kehadiran Negara di Pulau Perbatasan

Pemprov Kaltara: Ekspedisi Rupiah Berdaulat Bukan Sekadar Antar Uang, Tapi Wujud Kehadiran Negara di Pulau Perbatasan

Persiapan Pelantikan Pengurus Kerukunan Keluarga Pinrang di Tarakan Capai 99 Persen, Panitia Matangkan Seluruh Rangkaian Acara H-4

Persiapan Pelantikan Pengurus Kerukunan Keluarga Pinrang di Tarakan Capai 99 Persen, Panitia Matangkan Seluruh Rangkaian Acara H-4

Rekam Jejak Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Kaltara dari Masa ke Masa, Sudah Dimulai Sejak 2022

Rekam Jejak Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Kaltara dari Masa ke Masa, Sudah Dimulai Sejak 2022

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • PT PRI Buka 13 Lowongan di Job Fair Tarakan, Pelamar Membludak Sejak Pagi

    PT PRI Buka 13 Lowongan di Job Fair Tarakan, Pelamar Membludak Sejak Pagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal 3in1 PELNI Angkut Kendaraan Taktis Buatan Pindad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desa Digital Indosat Masuk Kampung Nelayan Tarakan, CCTV Terpasang hingga UMKM Rumput Laut Go Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses di Juata Permai, Supa’ad Hadianto Bongkar Soal Pajak, BPJS hingga Politik Uang: “Jangan Telepon Saya, Bawa Dokumennya!”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Periode Kedua Dibuka! Ini Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Rupiah di Tarakan, Jangan Sampai Kehabisan Kuota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
kaltaraupdate.com

Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat
Kota Tarakan - Kalimantan Utara

Ikuti Kami

Berita Terbaru

Mahkamah Agung Kukuhkan Kemenangan PT Sanjung Makmur dalam Sengketa PKKPR di Tana Tidung

Mahkamah Agung Kukuhkan Kemenangan PT Sanjung Makmur dalam Sengketa PKKPR di Tana Tidung

15/08/2026
Perempuan Kampung Baru dan Tanah Kuning Belajar Membaca Perubahan di Sekitar Mereka

Perempuan Kampung Baru dan Tanah Kuning Belajar Membaca Perubahan di Sekitar Mereka

14/08/2026

Rubrik

  • Advetorial
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kalimantan Utara
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 www.kaltaraupdate.com

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial

© 2024 www.kaltaraupdate.com