KALTARAUPDATE.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tarakan melantik jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Tarakan masa bakti 2025-2030, Kamis (11/6/2026).
Pelantikan yang digelar di Tarakan tersebut menjadi yang pertama dilaksanakan di Kalimantan Utara dan menjadi bagian dari agenda konsolidasi struktur partai yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Utara, Rahmat Sewa mengatakan pembentukan dan pelantikan pengurus PAC merupakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang harus dijalankan secara berjenjang mulai dari tingkat pusat hingga tingkat paling bawah.

“Untuk pembentukan anak cabang ini dilakukan seluruh Indonesia, bukan di sini saja. Dan kami bertugas dari DPD adalah mengakomodir semua kawasan dan kota yang ada di Kalimantan Utara. Nah itu adalah tenaga, inti rohnya partai itu adalah struktural partai,” ujarnya.
Menurut Rahmat, Tarakan dipilih menjadi daerah pertama yang melaksanakan pelantikan PAC sebelum dilanjutkan ke daerah lain di Kalimantan Utara.
“Tarakan yang pertama. Besok di Malinau, lusa di KTT dan disusul kabupaten yang lain. Mudah-mudahan kami berharap lancar semua,” katanya.
Ia mengungkapkan komposisi kepengurusan PAC kali ini didominasi wajah-wajah baru, khususnya generasi muda yang mencapai sekitar 60 persen.
“Tadi disampaikan ada muka-muka baru itu hampir sekitar 60 persen wajah-wajah baru yang mendominasi anak muda,” ucapnya.

Langkah tersebut, lanjut Rahmat, sejalan dengan arahan DPP yang mendorong regenerasi kepengurusan partai hingga tingkat bawah.
“Karena memang kami lebih banyak merekrut sesuai dengan perintah DPP juga. Bahwa memang kita sampai ke daerah, sampai anak cabang ke bawah, kita harus merekrut lebih daripada 70 persen yang muda. Itu adalah kelangsungan partai,” jelasnya.
Rahmat menegaskan, keberadaan PAC, ranting dan anak ranting memiliki peran strategis karena menjadi struktur partai yang paling dekat dengan masyarakat.
“PAC ini dan anak ranting, ranting itu adalah terbawah. Itu paling terbawah, rohnya partai itu di bawah,” katanya.
Ia berharap para pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan fungsi partai sebagai wadah perjuangan masyarakat kecil.
“Partai kami ini adalah wong cilik sesuai dengan Ketua Umum DPP, Bu Mega, bahwa kita harus kuatkan rumput, mendekati mereka. Apa sih yang menjadi keluhannya. Harapan kami itu kami menyentuh ke paling bawah kebutuhan-kebutuhan masyarakat dan kesulitan-kesulitan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Pengurus DPD PDI Perjuangan Kalimantan Utara, Agus Sutrisno menjelaskan pelantikan tersebut mencakup seluruh PAC yang ada di Kota Tarakan.
“Kegiatan tadi hanya melantik pengurus anak cabang atau PAC. Kota Tarakan ada empat PAC, Tarakan Tengah, Tarakan Timur, Tarakan Barat dan Tarakan Utara,” katanya.
Menurut Agus, secara umum seluruh kepengurusan telah dilantik meskipun ada beberapa pengurus yang berhalangan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Secara prinsip lengkap semua kita lantik. Walaupun ada satu-dua yang sempat tidak kita lantik dalam pengertian ada keperluan terhadap dirinya, tapi tadi hadir kemudian minta izin untuk meninggalkan ruangan. Namun demikian tidak ada masalah,” ujarnya.
Ia menyebut pembentukan PAC merupakan tahapan penting sebelum pembentukan pengurus ranting dan anak ranting di tingkat kelurahan dan lingkungan.
“Sangat penting itu karena itu instruksi dari DPP. Setelah itu nanti baru membentuk lagi pengurus di ranting maupun di anak ranting,” jelasnya.
Agus mengatakan proses regenerasi juga tampak dalam susunan kepengurusan yang kini banyak diisi kalangan muda.
“Wajah-wajah ya sebagian baru lah, anak-anak muda. Kondisinya sekarang memang itu, enerjik,” katanya.
Di tempat yang sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tarakan, Edy Patanan menjelaskan pembentukan struktur partai merupakan amanat organisasi yang telah ditetapkan melalui kongres partai.
“Sesuai dengan pasca kongres, itu adalah rapat tertinggi di PDI Perjuangan. Kemudian kita mengambil keputusan dan kesepakatan yang tertuang di dalam AD/ART dan peraturan partai,” ujarnya.
Menurut Edy, pembentukan kepengurusan mulai dari tingkat DPD, DPC, PAC, ranting hingga anak ranting merupakan kewajiban organisasi yang harus dilaksanakan.
“Ini jelas sesuai dengan aturan partai bahwa pembentukan Dewan Pimpinan Daerah itu di provinsi, DPC, PAC, ranting, anak ranting dan badan sayap partai itu wajib. Wajib untuk Partai PDI Perjuangan,” tegasnya.
Ia menjelaskan para pengurus yang dilantik telah melewati berbagai tahapan seleksi sebelum ditetapkan.
“Ini sudah melalui tahapan terlebih dahulu. Melalui penjaringan, kemudian ada tes tertulis, psikotes. Jadi itu sudah melalui tahapan dan alhamdulillah pada hari ini bisa dilantik,” katanya.
Edy menambahkan, target partai saat ini adalah merampungkan pembentukan struktur hingga tingkat PAC secara nasional pada Juni 2026, sebelum melanjutkan proses pembentukan ranting dan anak ranting.
Menurutnya, struktur partai hingga tingkat paling bawah memiliki fungsi penting sebagai ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Struktural atau pengurus partai ini merupakan ujung tombak di lapangan. Mereka lah yang langsung bertatap muka, turun ke lapangan, bertemu dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi masyarakat dan keluhan masyarakat,” jelasnya.
Berbagai aspirasi yang diterima nantinya akan diteruskan kepada tiga pilar partai untuk ditindaklanjuti.
“Keluhan-keluhan dan aspirasi ini tentunya akan disampaikan kepada tiga pilar. Artinya ada kader yang menduduki jabatan di pemerintahan, kemudian di legislatif dan juga struktural partai,” ujarnya.
Terkait target politik ke depan, Edy menegaskan PDI Perjuangan saat ini belum berbicara mengenai target pemilu maupun pilkada.
“Nah masalah target, PDI Perjuangan masih fokus bekerja, bekerja untuk kesejahteraan rakyat. Pemilihan masih jauh, kami masih fokus untuk bekerja untuk masyarakat. Nanti masyarakat yang menilai,” pungkasnya. (SL)
















Discussion about this post