KALTARAUPDATE.COM – Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara menunjukkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Utara.
Kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan SEMARAK (Sehat Masyarakat Bersama GenBI) yang digelar di tengah kegiatan Car Free Day (CFD) di Stadion Datu Adil Tarakan, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tarakan melalui komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Kalimantan Utara.
SEMARAK mengusung semangat kepedulian terhadap kesehatan sekaligus edukasi kepada masyarakat.
Dikatakan Kepala KPwBI Kaltara, Agus Taufik, Kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata GenBI sebagai frontliner Bank Indonesia dengan menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk menyebarluaskan edukasi mengenai tugas dan fungsi Bank Indonesia.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik, menyampaikan lagi bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan bakti Bank Indonesia dalam menyikapi kondisi bencana kekeringan dan karhutla yang terjadi di wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Utara.
“Pelaksanaan kegiatan ini sebagai salah satu kepedulian dan bakti Bank Indonesia dalam menyikapi kondisi bencana kekeringan dan karhutla yang terjadi di wilayah Kalimantan khususnya Kalimantan Utara,” ujar Agus Taufik.
Menurutnya, Bank Indonesia juga terus mendorong peran generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk semakin peka terhadap kondisi sosial dan lingkungan serta memiliki kesadaran dalam menghadapi risiko bencana.
Hal tersebut dinilai semakin relevan mengingat berbagai risiko bencana, termasuk kekeringan dan karhutla, merupakan tantangan yang perlu diantisipasi secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan SEMARAK, masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi secara gratis.
Pemeriksaan tersebut meliputi berat dan tinggi badan, gula darah, kolesterol, serta asam urat.
Sebanyak 100 lebih masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan dalam kegiatan tersebut.
Masyarakat juga berkesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter umum untuk memahami hasil pemeriksaan serta memperoleh arahan awal mengenai kondisi kesehatannya.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan, GenBI Kaltara juga membagikan masker kepada peserta pemeriksaan kesehatan.
Pembagian masker tersebut disertai edukasi mengenai pentingnya penggunaan masker, khususnya dalam menyikapi kondisi kualitas udara di Kota Tarakan.
Tidak hanya mengusung semangat masyarakat sehat, SEMARAK juga menjadi sarana membangun masyarakat yang semakin Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.
Edukasi CBP Rupiah dikemas melalui kuis interaktif bersama masyarakat dan pengunjung CFD.
Melalui kegiatan tersebut, pesan mengenai pentingnya mengenali, merawat, dan memahami Rupiah dapat disampaikan dengan cara yang ringan, menarik, dan mudah dipahami.
Antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa ruang publik seperti CFD dapat menjadi sarana efektif untuk mendekatkan edukasi kebanksentralan kepada masyarakat.
Pelaksanaan SEMARAK sekaligus memperkuat sinergi antara Bank Indonesia, GenBI, dan Pemerintah Kota Tarakan dalam menghadirkan program yang inklusif dan berdampak bagi masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pemeriksaan kesehatan, tetapi turut menumbuhkan kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kualitas udara, serta memperluas pemahaman masyarakat mengenai Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Melalui semangat “Sehat Masyarakat Bersama GenBI”, Bank Indonesia bersama GenBI Kaltara akan terus mendorong generasi muda untuk hadir di tengah masyarakat sebagai agen perubahan.
“Generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki kapasitas akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” tukasnya. (SL)


















Discussion about this post