KALTARAUPDATE.COM, TARAKAN – Puncak rangkaian KASHAFA 2026 ditutup dengan Tabligh Akbar bersama Das’ad Latif yang disambut antusias ribuan masyarakat di Kota Tarakan, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara ini tidak hanya menjadi penutup seremonial, tetapi juga momentum refleksi spiritual di tengah upaya mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah di daerah.
Kepala KPw BI Kaltara, Hasiando Ginsar Manik, menegaskan bahwa Kalimantan Utara Syariah Festival yang berlangsung selama tiga hari merupakan bagian dari strategi berkelanjutan dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan kolaboratif.
“Marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena kita bisa hadir di acara yang sangat baik ini. Selama tiga hari kita melaksanakan kegiatan yang kita sebut Kalimantan Utara Syariah Festival yang dibuka oleh Wakil Wali Kota, dan malam ini menjadi puncaknya,” ujarnya.
Ia menyebut, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak serta tingginya partisipasi masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Ustaz Das’ad Latif di Bumi Paguntaka, Kota Tarakan. Kehadiran beliau tentu sudah sangat dinantikan masyarakat Kalimantan Utara,” ucapnya.
Lebih jauh, Hasiando menjelaskan bahwa festival ini dirancang tidak hanya sebagai ajang syiar, tetapi juga penguatan sektor riil melalui berbagai program konkret. Mulai dari bazar UMKM halal, pasar murah, lomba Islami, hingga seminar, workshop, dan edukasi ekonomi syariah.
Menurutnya, pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang semakin kompetitif.
“Kegiatan ini merupakan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan, Tabligh Akbar menjadi penyeimbang penting antara pembangunan ekonomi dan penguatan nilai spiritual masyarakat, terutama di era digital yang penuh tantangan.
“Melalui tausiyah yang disampaikan, kami berharap dapat memberikan pencerahan dan pesan moral kepada masyarakat, khususnya di tengah era digital yang serba cepat. Mudah-mudahan ini bisa menguatkan iman dan moral kita semua,” tuturnya.
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Utara, Bustan, memberikan apresiasi atas konsistensi Bank Indonesia dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di Kaltara.
Ia menilai KASHAFA 2026 mencerminkan sinergi lintas sektor yang semakin kuat, terutama dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Indonesia atas penyelenggaraan kegiatan ini sebagai penutup rangkaian KASHAFA 2026,” ujarnya singkat.
Menurutnya, rangkaian kegiatan seperti bazar UMKM halal, edukasi, hingga pasar murah turut memberikan kontribusi dalam menjaga stabilitas harga serta memperkuat pelaku usaha lokal di tengah dinamika ekonomi saat ini.(SL)



















Discussion about this post