KALTARAUPDATE.COM – Menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara menghadirkan layanan penukaran uang Rupiah melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.
Melalui unggahan resmi akun Instagram @bank_indonesia_kaltara, BI mengumumkan tata cara penukaran uang Rupiah melalui aplikasi PINTAR, yang dapat diakses secara online untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan uang pecahan baru.
Program ini menjadi solusi agar masyarakat tidak perlu mengantre panjang, sekaligus memastikan proses penukaran berlangsung tertib, transparan, dan terjadwal.
Berikut Cara Penukaran Uang Melalui PINTAR:
Pertama, masyarakat diminta mengunjungi website pintar.bi.go.id atau melakukan scan barcode yang tersedia pada slide sebelumnya di unggahan tersebut.
Kedua, masuk ke menu “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling”.
Ketiga, tentukan provinsi lokasi penukaran sesuai domisili.
Keempat, pilih tempat dan jadwal penukaran yang tersedia.
Kelima, lengkapi data pemesanan dan detail kontak secara benar.
Keenam, input jumlah uang Rupiah yang akan ditukarkan sesuai ketentuan batas maksimal yang berlaku.
Ketujuh, cek kembali rincian bukti pemesanan untuk memastikan seluruh data sudah benar.
Kedelapan, unduh bukti pemesanan sebagai syarat saat melakukan penukaran.
Dalam pengumuman tersebut juga ditegaskan, masyarakat wajib membawa bukti pemesanan saat hadir di lokasi penukaran serta menunjukkan KTP asli sebagai identitas diri.
Dukung Kelancaran Transaksi Ramadan
Program SERAMBI 2026 merupakan agenda rutin Bank Indonesia dalam menjaga ketersediaan uang layak edar selama Ramadan dan Idulfitri. Momentum ini biasanya diiringi peningkatan kebutuhan uang tunai, terutama untuk pembagian THR, zakat, sedekah, hingga tradisi berbagi kepada keluarga.
Dengan sistem pemesanan digital melalui PINTAR, BI berharap distribusi uang pecahan dapat lebih merata dan menghindari praktik percaloan yang kerap muncul saat permintaan tinggi.
Masyarakat di Kalimantan Utara, termasuk Tarakan dan sekitarnya, diimbau untuk segera melakukan pemesanan sesuai jadwal yang telah dibuka agar tidak kehabisan kuota penukaran.
Program ini pun disambut antusias warganet, terlihat dari ratusan tanda suka dan puluhan komentar pada unggahan tersebut, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap layanan penukaran uang resmi menjelang Ramadan. (SL)


















Discussion about this post