LKALTARAUPDATE.COM – Optimisme konsumen di Kalimantan Utara masih terjaga pada September 2026.
Hasil Survei Konsumen Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 118,74, meningkat dibandingkan Agustus 2026 yang berada di angka 118,06.
Nilai indeks yang masih berada di atas 100 mengindikasikan konsumen tetap berada dalam zona optimistis terhadap kondisi ekonomi.
Kepala KPwBI Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik, melalui laporan perkembangan ekonomi BI Kaltara tertanggal 7 Oktober 2026, memaparkan hasil survei yang melibatkan 200 rumah tangga sebagai responden.
Survei tersebut dilakukan setiap bulan untuk mengetahui keyakinan konsumen mengenai kondisi ekonomi saat ini serta ekspektasi terhadap perkembangan ekonomi ke depan.
Selain IKK, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga mengalami peningkatan. Pada September 2026, IEK tercatat sebesar 128,25, naik dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 126,85.
Sementara itu, Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) pada September 2026 tercatat sebesar 109,22. Angka tersebut sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 109,26.
“Meski IKE mengalami penurunan tipis, seluruh indeks yang dilaporkan masih berada di atas batas optimistis 100,” sebutnya.
Bank Indonesia menggunakan hasil survei konsumen sebagai salah satu indikator untuk melihat persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan ekspektasi ke depan. Indeks keyakinan konsumen juga menjadi salah satu indikator perkembangan konsumsi rumah tangga dalam produk domestik regional bruto (PDRB).
Di sisi lain, perkembangan aliran uang rupiah di Kalimantan Utara pada September 2026 mencatat posisi net outflow sebesar Rp77,59 miliar.
Kondisi tersebut terjadi karena arus uang keluar dari Bank Indonesia atau outflow mencapai Rp164,61 miliar, lebih besar daripada arus uang masuk atau inflow sebesar Rp87,02 miliar.
“Secara tahunan, outflow terkontraksi 20,35 persen (yoy), sedangkan inflow tumbuh 44,61 persen (yoy),” lanjutnya.
Untuk menjaga ketersediaan uang tunai yang layak edar, KPwBI Kalimantan Utara secara rutin melakukan penyaluran dan penarikan uang, termasuk uang yang sudah tidak layak edar.
Kegiatan tersebut dilakukan melalui tiga kas titipan Bank Indonesia di Tanjung Selor, Malinau, dan Nunukan, sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
Survei konsumen dan data aliran uang rupiah memberikan gambaran dari dua sisi berbeda. “Survei menunjukkan persepsi dan ekspektasi rumah tangga terhadap kondisi ekonomi, sedangkan data aliran uang mencatat pergerakan uang tunai melalui Bank Indonesia,” bebernya.
Kedua indikator itu menjadi bagian dari pemantauan perkembangan ekonomi di wilayah kerja KPwBI Kalimantan Utara, yang mencakup Tarakan, Bulungan, Nunukan, Malinau, dan Tana Tidung.
Data tersebut perlu dibaca sesuai karakteristik indikator dan periode pengukurannya. Optimisme konsumen pada September 2026 tidak serta-merta berarti seluruh kelompok masyarakat mengalami kondisi ekonomi yang sama, tetapi menunjukkan bahwa indeks keyakinan konsumen secara keseluruhan masih berada pada zona optimistis.





















Discussion about this post