Minggu, 23 Agustus 2026
kaltaraupdate.com
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
HealthNews
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Literasi
  • Video
  • Advetorial
Home Daerah

Perjuangan Lulusan Wisudawan di Tengah Keterbatasan Geografis Kaltara, Rektor UT Siap Perkuat Akses Pendidikan hingga Pedalaman

by Redaksi
23/08/2026
in Daerah, Kalimantan Utara, Nasional, Pendidikan, Tarakan
A A
0
Perjuangan Lulusan Wisudawan di Tengah Keterbatasan Geografis Kaltara, Rektor  UT Siap Perkuat Akses Pendidikan hingga Pedalaman

BacaJuga

UT Tarakan Gelar Seminar Bertajuk Membangun Beranda Nusantara dengan SDM Berdampak dan Berdaya Saing

UT Tarakan Gelar Seminar Bertajuk Membangun Beranda Nusantara dengan SDM Berdampak dan Berdaya Saing

22/08/2026
OSMB UT Digelar, Ajak Mahasiswa Baru Jadi Pembelajar Mandiri, Siapkan Layanan hingga Sabah dan Brunei

OSMB UT Digelar, Ajak Mahasiswa Baru Jadi Pembelajar Mandiri, Siapkan Layanan hingga Sabah dan Brunei

01/08/2026
KALTARAUPDATE.COM – Universitas Terbuka (UT) menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi hingga wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan geografis, jarak, hingga jaringan internet di Kalimantan Utara.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Rektor Universitas Terbuka Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., saat menghadiri prosesi wisuda UT Tarakan di Tarakan Art and Convention Center (TACC), Minggu (23/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UT tidak hanya memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Ia juga secara khusus menyoroti perjuangan mahasiswa UT di Kalimantan Utara yang harus menyelesaikan pendidikan tinggi dengan kondisi geografis yang berbeda dibandingkan mahasiswa di wilayah perkotaan.
Menurutnya, pendidikan tinggi tidak boleh hanya dinikmati masyarakat yang tinggal dekat dengan pusat pendidikan.
Justru, kata dia, UT hadir untuk masyarakat yang ingin meningkatkan kapasitas diri tetapi terkendala jarak, kondisi wilayah maupun akses pendidikan.
“Iya, tentu saja. Terima kasih teman-teman media yang saya banggakan, yang selalu memberitakan hal-hal baik dari UT,” ujar Ali saat diwawancarai usai kegiatan wisuda.
Ia mengatakan, khusus untuk Tarakan, dirinya bahkan sengaja mengubah agenda agar dapat hadir langsung bersama jajaran UT.
“Nah, untuk khusus Tarakan ini, saya sengaja dan membatalkan semua agenda bersama Direktur Vokasi dan juga senior profesor dari UT, kita bawa untuk ke sini untuk membuktikan komitmen kita sepenuhnya,” katanya.
Menurut Ali, kehadiran tersebut menjadi bukti bahwa UT tidak hanya berbicara mengenai pemerataan pendidikan secara nasional, tetapi juga memberikan perhatian terhadap daerah yang memiliki tantangan geografis seperti Kalimantan Utara.
“UT hadir untuk Indonesia, dan UT hadir untuk daerah-daerah yang memang sangat membutuhkan karena terkendala oleh wilayah, terkendala oleh jarak, terkendala oleh berbagai hal, khususnya geografis,” tuturnya.
Ia menegaskan UT memiliki komitmen untuk membantu sekaligus memperkuat pertumbuhan pendidikan tinggi di Kaltara.
“Dan kita komitmen penuh untuk membantu, menguatkan, dan menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tumbuh berkembang di Kalimantan Utara ini. Itu yang pertama,” lanjutnya.
Ali juga melihat tingginya antusiasme masyarakat Kaltara terhadap keberadaan UT. Menurutnya, keberadaan UT bukan hanya menjadi sarana untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia.
“Yang kedua adalah bahwa kita ingin menegaskan, masyarakat Kalimantan Utara sangat antusias dan sangat mendukung keberadaan UT,” katanya.
Ia menilai Kaltara membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas karena provinsi ini memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan dengan negara tetangga.
“Selain untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dari sumber daya manusia di Kalimantan Utara ini, sekaligus juga untuk menunjukkan bahwa UT adalah partner strategis untuk melakukan akselerasi penyediaan sumber daya untuk pembangunan Kalimantan Utara,” ujarnya.
Ia menyebut, secara nasional UT telah menghasilkan lebih dari 2,3 juta lulusan.
Sementara khusus Kaltara, sejak UT Tarakan berdiri pada 2016, jumlah alumninya telah menembus lebih dari 6.000 orang. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kaltara yang sekitar 750 ribu jiwa, Ali mengakui angka tersebut masih relatif kecil. Namun, ia menilai yang lebih penting adalah bagaimana para alumni tersebut tersebar dan mengambil peran di berbagai wilayah.
“6.000 alumni memang kecil, tapi ketika sebarannya adalah di seluruh Indonesia, di seluruh Kalimantan Utara, maka kami berharap alumni kita bisa menjadi champion, menjadi inspirator, dan sekaligus pelaku utama pembangunan di Kalimantan Utara,” katanya.
Menurutnya, keunggulan mahasiswa UT terletak pada kemampuan menggabungkan proses belajar dengan aktivitas sehari-hari.
“UT adalah saat bekerja, saat belajar. Saat membangun, saat belajar. Ilmu yang didapat dari UT langsung bisa dipraktikkan, diterapkan, dan itulah kelebihan mahasiswa UT, kelebihan alumni UT,” tuturnya.
Persoalan jaringan internet dan akses komunikasi di wilayah pedalaman menjadi salah satu tantangan yang mendapat perhatian serius dari UT. Ali mengatakan, UT tidak ingin mahasiswa yang tinggal di wilayah terpencil kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan hanya karena persoalan jaringan. Karena itu, UT terus menggandeng pemerintah daerah sebagai mitra strategis.
“Nah, bagus sekali ini pertanyaannya. Oleh karena itu, kami senantiasa menggandeng mitra strategis kami, terutama pemerintah daerah,” katanya.
Ia mencontohkan kehadiran jajaran pemerintah daerah dalam kegiatan wisuda sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan di Kaltara.
“Salah satunya kehadiran Pak Sekda Kota Tarakan, kemudian tadi Pak Wakil Bupati Malinau. Ini menunjukkan bahwa kami memang konsen betul, keberadaan UT adalah menjangkau yang tidak terjangkau,” ujarnya.
Menurutnya, sasaran UT adalah masyarakat yang memiliki keinginan untuk berkembang dan menjadi bagian dari pembangunan, tetapi masih menghadapi berbagai keterbatasan.
“Menjangkau masyarakat yang ingin tumbuh berkembang menjadi aktor pembangunan, namun terkendala berbagai hal. UT hadir untuk di sana,” tegasnya.
Ali menyebut UT telah membangun kerja sama dengan hampir seluruh kabupaten/kota di Kaltara. Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk melalui pemberian beasiswa.
“Oleh karena itu, kami sangat bergembira dengan kerja sama hampir dengan seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Utara ini. Dan berbagai cara, termasuk pemberian beasiswa dan seterusnya,” katanya.
Untuk mengatasi persoalan jaringan di wilayah terpencil, UT juga membuka peluang penguatan akses melalui perangkat yang mampu terhubung dengan jaringan satelit. Ali mengatakan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika, untuk memperkuat infrastruktur jaringan.
Ia menyebut UT juga memiliki perangkat yang dapat digunakan untuk membantu menyediakan titik akses di wilayah yang membutuhkan.
“Selain yang dari pemerintah, kita juga menurunkan titik-titik untuk akses melalui perangkat yang kami miliki. Kami memiliki hal itu dan kami siap untuk berkolaborasi dengan kabupaten/kota di seluruh wilayah Kalimantan Utara,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai perangkat yang dimaksud, Ali tidak menyebut mereknya.
Namun, ia menjelaskan teknologi tersebut diarahkan untuk menyediakan akses internet melalui satelit.
“Intinya adalah jaringan yang bisa akses dengan satelit. Kita ingin ke sana,” katanya.
Selain itu, pembangunan BTS juga dinilai penting untuk menjawab persoalan jaringan di wilayah terpencil.
“Yang kedua, kita ingin berkoordinasi dengan Kominfo, terutama membangun BTS-BTS yang memang sangat dibutuhkan,” lanjutnya.
Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya menjadi tantangan UT maupun Kaltara, tetapi merupakan persoalan nasional.
“Ini adalah problematika kita bersama, problematika nasional, terutama daerah yang terpencil, terisolasi, dan seterusnya, ini membutuhkan,” katanya.
Ali menilai perkembangan teknologi informasi seharusnya dimanfaatkan untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan.
“Dan kehadiran teknologi informasi ini harus kita syukuri, salah satunya ya itu semua,” ujarnya.
Ia kemudian menggambarkan perbedaan sistem UT dengan perguruan tinggi tatap muka.
“Kalau teman-teman mahasiswa/masyarakat kuliah di tatap muka harus hadir ke kampus, meninggalkan tempatnya, pakai ongkos, pakai konsumsi bahan bakar, kalau UT tidak,” katanya.
“UT yang hadir ke depan rumah. Bukan depan rumah saja, ke hatimu sekalian,” sambungnya disambut tawa.
Ali juga berharap lebih dari 6.000 alumni UT di Kaltara tidak berhenti setelah memperoleh ijazah. Sebaliknya, mereka diharapkan menjadi bagian dari pembangunan daerah. Ia menyebut UT saat ini telah menjangkau 516 kabupaten/kota di Indonesia.
Untuk wilayah 3T, ia mengatakan jumlah mahasiswa UT juga sangat besar, meski data khusus Kaltara maupun Kalimantan masih perlu diperiksa kembali berdasarkan data valid.
“Kalau wilayah 3T sangat luar biasa banyak. Wilayah 3T kan tidak hanya di wilayah Kalimantan, di seluruh Indonesia masih banyak,” katanya.
Ia menyebut, berdasarkan angka yang dimiliki, terdapat tidak kurang dari 50.000 mahasiswa UT di luar Pulau Jawa dalam kategori yang disebutnya terkait wilayah 3T.
Menurutnya, kontribusi UT terhadap pengembangan SDM di luar Jawa juga telah berlangsung lama, termasuk melalui program peningkatan kapasitas guru.
“Karena waktu itu kita mengentaskan guru-guru ya, dan alumni kita mayoritas guru-guru yang di angkatan pertama,” ujarnya.
Namun, perkembangan UT kini tidak hanya diisi oleh kalangan guru atau mahasiswa dari generasi sebelumnya. Generasi muda, termasuk Gen Z dan generasi milenial, juga mulai bergabung menjadi mahasiswa UT.
Dalam pidato wisudanya, Ali kembali mengingatkan bahwa gelar akademik yang diperoleh para wisudawan merupakan hasil perjuangan panjang. Kondisi geografis Kaltara, mulai dari gugusan pulau, belantara, sungai besar hingga keterbatasan sinyal, menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa UT.
“Ada harga mahal berupa pengorbanan, peluh, dan kerja keras. Keterbatasan tersebutlah yang membuat Saudara berhasil menjadi pembelajar mandiri yang tangguh—mandiri tanpa tergantung pada bimbingan dosen secara tatap muka penuh,” ungkapnya.
Ia bahkan menggambarkan mahasiswa yang harus mengarungi sungai dan laut demi memperoleh sinyal internet.
“Saudara-Saudari justru harus mengarungi sungai dan laut demi mencari titik sinyal internet untuk mengikuti perkuliahan online atau ujian, menembus area kerja jauh di pedalaman, serta membagi waktu secara ketat antara jam kerja, tugas domestik keluarga, dan jam belajar mandiri hingga larut malam,” tuturnya.
Bagi Ali, perjuangan tersebut justru membentuk karakter lulusan UT.
“Perjuangan inilah yang membentuk keunikan lulusan Universitas Terbuka. Saudara bukan lulusan yang biasa-biasa saja,” tegasnya.
Ia menyebut pembelajaran jarak jauh telah menempa mahasiswa memiliki kemampuan belajar mandiri, manajemen waktu, pemecahan masalah dan literasi digital.
“Karakter unggul inilah yang tidak selalu dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi tatap muka lainnya. Tepuk tangan untuk kalian semua!” serunya.
Ali juga meminta para lulusan tidak minder ketika memasuki dunia kerja. Ia menegaskan lulusan UT memiliki kemampuan untuk bersaing di dunia industri dan pasar kerja modern.
Menurutnya, dunia kerja saat ini membutuhkan tenaga yang mandiri, mampu memanfaatkan teknologi digital dan cepat beradaptasi.
“Industri membutuhkan tenaga kerja mandiri yang tidak perlu selalu diawasi, fasih menggunakan teknologi digital, dan cepat beradaptasi. Karakter-karakter unggul tersebut sudah menjadi DNA dan makanan sehari-hari Saudara selama menjadi mahasiswa UT,” katanya.
Ia pun meminta para lulusan berdiri tegak dan percaya diri memasuki dunia kerja.
“Saudara membawa ijazah dari Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum terkemuka, dilengkapi dengan karakter baja yang telah teruji oleh tantangan alam dan dinamika zaman,” tegasnya.
Selain kompetensi, integritas menjadi pesan penting yang disampaikan kepada para lulusan. Ali meminta seluruh alumni meninggalkan segala bentuk ketidakjujuran yang mungkin pernah terjadi selama menjalani pendidikan.
“Kami tahu di antara kalian sewaktu kuliah dulu ada yang sempat mencoba-coba untuk tidak jujur, menggunakan joki, atau berlaku curang dalam belajar. Hari ini, nyatakan dan buktikan bahwa itu adalah masa lalu!” tegasnya.
Ia meminta para lulusan membuktikan diri sebagai alumni yang berintegritas.
“Hari ini, tunjukkan bahwa kalian adalah lulusan yang berintegritas. Hanya dengan integritas itulah kita akan dihargai dan memiliki posisi penting di pandangan masyarakat,” lanjutnya.
Ia juga menyinggung berbagai persoalan yang belakangan menjadi perhatian publik di dunia pendidikan.
“Teman-teman semua sudah terbiasa belajar sendiri, percaya pada diri sendiri, dan yakin apa yang diperbuat diawasi oleh Yang Maha Kuasa,” katanya.
Karena itu, ia berharap nilai tersebut tetap dibawa para alumni ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Jadikan UT tempat untuk percaya pada diri sendiri dan tidak berlaku curang. Semoga nilai-nilai itu melekat dalam praktik Saudara di masyarakat,” pesannya.
Ali menegaskan, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Menurutnya, para lulusan justru memasuki babak baru untuk mengabdikan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat dan daerah.
“Keberhasilan hari ini bukanlah semata-mata milik Saudara sendiri, karena di baliknya ada tuntutan untuk berbagi ilmu pengetahuan agar dapat dimanfaatkan oleh orang lain,” ujarnya.
Ia meminta alumni terus memiliki semangat, motivasi dan kemandirian sehingga mampu menghasilkan karya yang bermanfaat.
“Hari ini adalah puncak dari satu babak perjuangan, sekaligus awal dari babak baru pengabdian. Jadilah alumni UT yang berdampak, membawa solusi bagi masyarakat, dan menjadi agen perubahan positif di lingkungan tempat Saudara berkarya,” pesannya.
Menutup sambutannya, Rektor UT juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Utara serta seluruh kepala daerah kabupaten/kota di Kaltara atas dukungan terhadap penguatan peran UT Tarakan.
Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kaltara.
“Selamat atas kelulusan Saudara-Saudari sekalian. Selamat berkarya untuk Kalimantan Utara, selamat berbakti untuk Indonesia,” pungkasnya. (SL)

Tags: UT TarakanWisuda UT Tarakan

Berita Lainnya

UT Tarakan Gelar Seminar Bertajuk Membangun Beranda Nusantara dengan SDM Berdampak dan Berdaya Saing
Daerah

UT Tarakan Gelar Seminar Bertajuk Membangun Beranda Nusantara dengan SDM Berdampak dan Berdaya Saing

22/08/2026
Karya Kreatif Benuanta 2026 Digelar, BI Kaltara Dorong UMKM Naik Kelas hingga Pasar Global
Bulungan

Karya Kreatif Benuanta 2026 Digelar, BI Kaltara Dorong UMKM Naik Kelas hingga Pasar Global

21/08/2026
KALTARUN 2026 8,1K Jadi Magnet Komunitas Lari Kaltara, Gubernur Siapkan Begimpor 10K
Daerah

KALTARUN 2026 8,1K Jadi Magnet Komunitas Lari Kaltara, Gubernur Siapkan Begimpor 10K

16/08/2026
Katalis 2026 Jadi Panggung Kreativitas Anak Muda Tarakan, BI Kaltara Bawa Pesan Literasi Digital
Daerah

Katalis 2026 Jadi Panggung Kreativitas Anak Muda Tarakan, BI Kaltara Bawa Pesan Literasi Digital

15/08/2026
Mahkamah Agung Kukuhkan Kemenangan PT Sanjung Makmur dalam Sengketa PKKPR di Tana Tidung
Advetorial

Mahkamah Agung Kukuhkan Kemenangan PT Sanjung Makmur dalam Sengketa PKKPR di Tana Tidung

15/08/2026
Perempuan Kampung Baru dan Tanah Kuning Belajar Membaca Perubahan di Sekitar Mereka
Bulungan

Perempuan Kampung Baru dan Tanah Kuning Belajar Membaca Perubahan di Sekitar Mereka

14/08/2026

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • PT PRI Buka 13 Lowongan di Job Fair Tarakan, Pelamar Membludak Sejak Pagi

    PT PRI Buka 13 Lowongan di Job Fair Tarakan, Pelamar Membludak Sejak Pagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal 3in1 PELNI Angkut Kendaraan Taktis Buatan Pindad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desa Digital Indosat Masuk Kampung Nelayan Tarakan, CCTV Terpasang hingga UMKM Rumput Laut Go Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses di Juata Permai, Supa’ad Hadianto Bongkar Soal Pajak, BPJS hingga Politik Uang: “Jangan Telepon Saya, Bawa Dokumennya!”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Periode Kedua Dibuka! Ini Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Rupiah di Tarakan, Jangan Sampai Kehabisan Kuota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
kaltaraupdate.com

Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat
Kota Tarakan - Kalimantan Utara

Ikuti Kami

Berita Terbaru

Perjuangan Lulusan Wisudawan di Tengah Keterbatasan Geografis Kaltara, Rektor  UT Siap Perkuat Akses Pendidikan hingga Pedalaman

Perjuangan Lulusan Wisudawan di Tengah Keterbatasan Geografis Kaltara, Rektor UT Siap Perkuat Akses Pendidikan hingga Pedalaman

23/08/2026
UT Tarakan Gelar Seminar Bertajuk Membangun Beranda Nusantara dengan SDM Berdampak dan Berdaya Saing

UT Tarakan Gelar Seminar Bertajuk Membangun Beranda Nusantara dengan SDM Berdampak dan Berdaya Saing

22/08/2026

Rubrik

  • Advetorial
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kalimantan Utara
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 www.kaltaraupdate.com

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial

© 2024 www.kaltaraupdate.com