Sabtu, 29 Agustus 2026
kaltaraupdate.com
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
HealthNews
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Literasi
  • Video
  • Advetorial
Home Daerah

Cegah Stunting Tak Menunggu Bayi Lahir, POGI Kaltara Kolaborasi Pegadaian Taraman Screening Ibu Hamil Lewat Program Merdeka Stunting

by Redaksi
29/08/2026
in Daerah, Kalimantan Utara, Kesehatan, Nasional, Tarakan
A A
0
Cegah Stunting Tak Menunggu Bayi Lahir, POGI Kaltara Kolaborasi Pegadaian Taraman Screening Ibu Hamil Lewat Program Merdeka Stunting

KALTARAUPDATE.COM – Upaya pencegahan stunting di Kalimantan Utara mulai didorong sejak bayi masih berada dalam kandungan. Hal ini dilakukan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Kaltara melalui program Merdeka Stunting yang menyasar ibu hamil.

Program yang merupakan bagian dari SPRINT (Selamatkan Perempuan Indonesia) tersebut digelar perdana di Tarakan melalui kerja sama POGI dengan Pegadaian.

BacaJuga

Upaya Tekan Angka Stunting, Tiga Kelurahan Disasar, Anggota DPR RI Hasan Saleh Sosialisasikan Gemar Makan Ikan 

Upaya Tekan Angka Stunting, Tiga Kelurahan Disasar, Anggota DPR RI Hasan Saleh Sosialisasikan Gemar Makan Ikan 

14/12/2025

Pagi hingga siang tadi kegiatan pemeriksaan atau screening gratis dilaksanakan di Klinik Utama Guser (Guser Medical Center) berlokasi di Jalan Gajah Mada Kota Tarakan, Sabtu (29/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 ibu hamil mendapatkan screening USG dan konseling secara gratis. Pemeriksaan tidak hanya melihat perkembangan dan kondisi janin, tetapi juga mengevaluasi aliran darah dari ibu dan plasenta menuju janin menggunakan pemeriksaan Doppler velocimetry.
Screening ibu hamil
Ketua POGI Cabang Kaltara, dr. Surya Udayana, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya melakukan deteksi sedini mungkin terhadap ibu hamil yang memiliki risiko tinggi.

“Jadi ini ada program SPRINT namanya dari POGI Pusat, di mana SPRINT itu adalah kepanjangan dari Selamatkan Perempuan Indonesia,” ujar dr. Surya.

Menurut dokter kandungan konsultan fertilitas tersebut, program SPRINT yang dilaksanakan bersama Pegadaian ini dilakukan secara serentak di 36 provinsi di Indonesia.

“Program SPRINT ini bekerjasama dengan Pegadaian, hari ini  bersamaan di 36 provinsi di seluruh Indonesia mengadakan namanya screening untuk ibu-ibu hamil,” katanya.

Lebih lanjut dr Surya menjelaskan, screening tersebut merupakan bagian penting dari program Merdeka Stunting. Pemeriksaan dilakukan bukan semata-mata untuk mengetahui kondisi bayi saat ini, tetapi juga untuk menemukan faktor risiko yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin.

“Screening ini merupakan bagian dari program Merdeka Stunting. Program Merdeka Stunting itu artinya kita berusaha untuk melakukan screening yang tepat pada ibu-ibu yang berisiko tinggi, dan kita melihat bagaimana perkembangan janinnya,” jelasnya.

Dengan deteksi sejak masa kehamilan, kondisi ibu dan janin dapat dipantau lebih awal sehingga berbagai langkah pencegahan bisa dilakukan.

“Sehingga kita harapkan perkembangan janinnya itu kehamilannya bagus, sehat, dan bayinya pun lahir sehat, gitu,” lanjut dr. Surya.

 Pencegahan Dimulai dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan

Dr. Surya mengatakan pencegahan stunting berkaitan erat dengan pemenuhan kebutuhan anak sejak periode awal kehidupannya.

Karena itu, dalam kegiatan tersebut ibu hamil tidak hanya menjalani pemeriksaan, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai perawatan kehamilan, nutrisi dan perkembangan anak pada masa 1.000 hari pertama kehidupan.

“Kita juga tadi sudah memberikan sedikit pemberian dan diskusi, sharing mengenai bagaimana kita melakukan perawatan kehamilan, ya, bagaimana nutrisi, dan juga bagaimana perkembangan 1.000 hari pertama kehidupan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, 1.000 hari pertama kehidupan mencakup sekitar 270 hari selama masa kehamilan dan 730 hari setelah anak lahir hingga berusia dua tahun.

“Jadi 270 hari itu pada saat hamil 9 bulan, dan 730 harinya setelah saat umur 1 sampai 2 tahun,” katanya.

Menurutnya, periode tersebut merupakan masa penting yang akan memengaruhi perkembangan anak dalam jangka panjang.

“Itu di mana masa-masa itu adalah masa-masa yang penting bagi perkembangan anak yang menentukan bertahun-tahun berikutnya, gitu,” lanjutnya.

Karena itu, menurut dr. Surya, intervensi tidak seharusnya baru dilakukan ketika anak sudah mengalami masalah pertumbuhan.

Tak Hanya Cek Berat Janin

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam screening kali ini adalah metode pemeriksaan yang digunakan.

Dr. Surya menegaskan, pemeriksaan dalam program Merdeka Stunting tidak hanya berfokus pada perkiraan berat badan bayi dalam kandungan.

“Screening-nya pun enggak cuma screening berat bayinya,” ujarnya.

Tim medis juga melakukan pemeriksaan menggunakan Doppler velocimetry, yakni pemeriksaan untuk melihat bagaimana aliran darah yang berkaitan dengan suplai dari ibu dan plasenta menuju janin.

“Kita juga men-screening bagaimana aliran darah dengan doppler velocimetry,” katanya.

“Kita lakukan screening yang lebih canggih melakukan evaluasi aliran darah dari plasenta atau dari ibu ke janinnya, begitu,” sambungnya.

Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran lebih menyeluruh mengenai kondisi kehamilan, sehingga apabila ditemukan faktor risiko dapat diketahui lebih awal.

Selain screening, ibu hamil juga mendapatkan vitamin dan konseling mengenai bagaimana merawat bayi serta memenuhi kebutuhan nutrisinya.

“Harapannya ya terpenuhi gizinya, kita berikan konseling bagaimana perawatan bayi yang baik gitu, sehingga dan pemberian nutrisi yang baik,” jelas dr. Surya.

“Ya harapannya dengan seperti itu kita lakukan pencegahan jangan sampai terjadi stunting,” tegasnya.

Perdana Digelar di Tarakan

Dr. Surya menyebut kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan perdana program Merdeka Stunting di Tarakan.

“Pertama kali dilakukan di sini, gitu. Dan ini program ini berbarengan. Mungkin mudah-mudahan sampai tahun-tahun berikutnya selalu ada,” katanya.

Untuk tahap awal, pelaksanaan dipusatkan di Tarakan. Namun, POGI Kaltara membuka kemungkinan membawa program tersebut ke wilayah lain yang dinilai memiliki risiko lebih tinggi.

Menurut dr. Surya, pemetaan wilayah diperlukan agar program tidak hanya terpusat di kota, tetapi dapat menjangkau ibu hamil yang membutuhkan pemeriksaan dan edukasi.

“Jadi kita akan melakukan kohort atau mencari mungkin sekarang di sini kita terpusatkan di Tarakan, tapi nanti untuk tahun-tahun ke depannya bisa saja kita lakukan di beberapa daerah-daerah yang berisiko tinggi,” ungkapnya.

Salah satu indikator yang dapat menjadi perhatian adalah daerah dengan pemeriksaan kehamilan yang belum teratur atau lokasi yang jauh dari akses fasilitas kesehatan.

“Misalnya di sana banyak yang ANC-nya enggak teratur, atau ibu hamilnya agak jauh dari akses pelayanan kesehatan. Nah, mungkin nanti kita akan meluas ke sana,” jelasnya.

POGI Kaltara tidak menutup kemungkinan program tersebut diperluas hingga seluruh wilayah Kaltara.

“Kita cari daerah-daerah mana yang berisiko. Nggak cuma di Tarakan, tapi seluruh Kaltara. Di mana pun itu nanti mungkin dalam perkembangannya di tiap tahun kita akan lakukan Merdeka Stunting ini, begitu,” katanya.

Mengenai pelaksanaannya apakah akan dilakukan lebih dari sekali dalam setahun, dr. Surya mengatakan pihaknya masih menunggu arahan dari POGI Pusat.

“Nah, itu belum tentu… belum tahu. Itu kan tergantung dari arahan dari pusat. Cuma kemungkinannya sih setahun-setahun sekali,” ujarnya.

Pegadaian: Persiapkan Generasi Sejak Sebelum Lahir

Sementara itu, Asisten Vice President Pegadaian Area Tarakan, Hery Wibowo mengatakan keterlibatan Pegadaian dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penanganan stunting.

Menurutnya, perusahaan tidak ingin aktivitas Pegadaian hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pertama, Pegadaian mendukung upaya penanganan stunting, kan gitu. Karena harapannya Pegadaian itu enggak semata-mata bisnis aja. Jadi, juga memberi kebermanfaatan ke masyarakat,” ujar Hery.

Ia menilai pencegahan stunting memang harus dimulai sejak sebelum bayi lahir.

“Karena kan gini, ternyata penanganan stunting itu enggak hanya dilakukan sesudah bayi itu lahir. Tapi apa… sebelum bayi itu lahir kita juga harus persiapkan,” katanya.

Menurut Hery, persiapan tersebut mencakup pemeriksaan dan pemenuhan gizi selama kehamilan.

“Jadi biar edukasi juga dengan masyarakat. Jadi kita mempersiapkan generasi yang lebih baik itu bukan pada saat sudah lahir, tapi sebelum lahir itu kita sudah dilakukan pemeriksaan, kemudian gizinya kita persiapkan, sehingga pada saat lahir nanti jauh lebih sehat,” jelasnya.

Hery menyebut kerja sama Pegadaian dengan POGI untuk program tersebut baru dilaksanakan tahun ini. Untuk wilayah Tarakan, kegiatan dibantu POGI Kaltara dan dilaksanakan di klinik tempat dr. Surya berpraktik.

“Kalau untuk kerja samanya karena kita menggunakan POGI, jadi kebetulan Ketua POGI Kalimantan Utara beliau di klinik sini, jadi kita lakukan di sini,” ujarnya.

Ia juga menilai lokasi tersebut cukup strategis sehingga mudah dijangkau masyarakat.

“Dan tempatnya juga cukup strategis untuk wilayah Tarakan kan. Paling mudah dijangkau di sini,” kata Hery.

Program tersebut, lanjutnya, merupakan salah satu kegiatan sosial Pegadaian yang digelar dalam rangkaian kegiatan Agustus.

“Iya. Ini salah satu kegiatan. Jadi karena di Pegadaian banyak, khusus bulan Agustus ini juga banyak kami. Kalau secara nasional itu ada di banyak tempat yang kita lakukan,” pungkasnya. (SL)

Tags: Klinik Utama GuserPegadaianStunting

Berita Lainnya

NasDem Kaltara Bagikan 1.100 Sak Beras Premium, Saan Mustopa Serahkan Langsung ke Warga Tarakan
Daerah

NasDem Kaltara Bagikan 1.100 Sak Beras Premium, Saan Mustopa Serahkan Langsung ke Warga Tarakan

29/08/2026
Pesan Ketum NasDem Disampaikan Saan Mustopa: Rapatkan Barisan, Jaga Soliditas dan Rebut Kembali Kursi DPR RI Kaltara
Daerah

Pesan Ketum NasDem Disampaikan Saan Mustopa: Rapatkan Barisan, Jaga Soliditas dan Rebut Kembali Kursi DPR RI Kaltara

28/08/2026
Struktur NasDem Kaltara Diklaim 100 Persen Terbentuk, Supa’ad Hadianto Minta Kader Tak Lengah Jelang Pemilu
Daerah

Struktur NasDem Kaltara Diklaim 100 Persen Terbentuk, Supa’ad Hadianto Minta Kader Tak Lengah Jelang Pemilu

28/08/2026
Konsolidasi NasDem di Kaltara, Surya Paloh Tekankan Politik Tanpa Sekat: Indonesia di Atas Kepentingan Partai
Daerah

Konsolidasi NasDem di Kaltara, Surya Paloh Tekankan Politik Tanpa Sekat: Indonesia di Atas Kepentingan Partai

28/08/2026
Waketum NasDem Saan Mustopa  Sambangi Tarakan,  Mulai Panaskan Mesin Politik di Kaltara
Daerah

Waketum NasDem Saan Mustopa Sambangi Tarakan, Mulai Panaskan Mesin Politik di Kaltara

28/08/2026
Aliansi Ormas Adat Lokal Tarakan Kembali Pertanyakan Perkembangan Laporan Dugaan Penistaan Pancasila, Serahkan Hasilnya ke Kepolisian
Daerah

Aliansi Ormas Adat Lokal Tarakan Kembali Pertanyakan Perkembangan Laporan Dugaan Penistaan Pancasila, Serahkan Hasilnya ke Kepolisian

26/08/2026
Next Post
NasDem Kaltara Bagikan 1.100 Sak Beras Premium, Saan Mustopa Serahkan Langsung ke Warga Tarakan

NasDem Kaltara Bagikan 1.100 Sak Beras Premium, Saan Mustopa Serahkan Langsung ke Warga Tarakan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • PT PRI Buka 13 Lowongan di Job Fair Tarakan, Pelamar Membludak Sejak Pagi

    PT PRI Buka 13 Lowongan di Job Fair Tarakan, Pelamar Membludak Sejak Pagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal 3in1 PELNI Angkut Kendaraan Taktis Buatan Pindad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desa Digital Indosat Masuk Kampung Nelayan Tarakan, CCTV Terpasang hingga UMKM Rumput Laut Go Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses di Juata Permai, Supa’ad Hadianto Bongkar Soal Pajak, BPJS hingga Politik Uang: “Jangan Telepon Saya, Bawa Dokumennya!”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Periode Kedua Dibuka! Ini Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Rupiah di Tarakan, Jangan Sampai Kehabisan Kuota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
kaltaraupdate.com

Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat
Kota Tarakan - Kalimantan Utara

Ikuti Kami

Berita Terbaru

NasDem Kaltara Bagikan 1.100 Sak Beras Premium, Saan Mustopa Serahkan Langsung ke Warga Tarakan

NasDem Kaltara Bagikan 1.100 Sak Beras Premium, Saan Mustopa Serahkan Langsung ke Warga Tarakan

29/08/2026
Cegah Stunting Tak Menunggu Bayi Lahir, POGI Kaltara Kolaborasi Pegadaian Taraman Screening Ibu Hamil Lewat Program Merdeka Stunting

Cegah Stunting Tak Menunggu Bayi Lahir, POGI Kaltara Kolaborasi Pegadaian Taraman Screening Ibu Hamil Lewat Program Merdeka Stunting

29/08/2026

Rubrik

  • Advetorial
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kalimantan Utara
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 www.kaltaraupdate.com

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial

© 2024 www.kaltaraupdate.com