Rabu, 12 Agustus 2026
kaltaraupdate.com
Advertisement Banner
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
HealthNews
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Literasi
  • Video
  • Advetorial
Home Advetorial

SNT Tarakan Resmi Dimulai, 80 Siswa Ikuti MPLS Usai Pemkot Kejar Lahan 20 Hektare

by Redaksi
10/08/2026
in Advetorial, Daerah, Kalimantan Utara, Tarakan
A A
0
SNT Tarakan Resmi Dimulai, 80 Siswa Ikuti MPLS Usai Pemkot Kejar Lahan 20 Hektare

KALTARAUPDATE.COM, TARAKAN – Sebanyak 80 siswa Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tarakan mulai menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (10/8/2026).

Puluhan siswa tersebut menjadi angkatan perdana SNT Tarakan yang tahun ini membuka pendidikan untuk jenjang SMP dan SMA. Masing-masing jenjang menerima 40 siswa.

BacaJuga

No Content Available

Dimulainya MPLS sekaligus menandai langkah awal beroperasinya SNT Tarakan sebagai salah satu dari 17 Sekolah Nasional Terintegrasi yang dibuka secara serentak di Indonesia.

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, mengatakan hadirnya SNT di Tarakan tidak terjadi secara instan. Pemerintah Kota Tarakan harus melalui serangkaian proses, mulai dari memastikan ketersediaan lahan hingga memenuhi berbagai persyaratan sebelum sekolah tersebut ditetapkan dibangun di Tarakan.

Khairul mengungkapkan, rencana pembangunan SNT mulai bergulir setelah kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ke Tarakan pada tahun sebelumnya.

Saat itu, dirinya ditanya mengenai kesiapan Pemkot Tarakan apabila pemerintah pusat membangun SNT di daerah tersebut.

“Memang riwayatnya tahun lalu saya waktu Pak Wamen sempat datang ke sini, saya ditanya, ‘Pak Wali kira-kira kalau kita bangun di sini Sekolah Nasional Terintegrasi kira-kira siap enggak? Syarat-syaratnya apa? Lahan ya,'” ujar Khairul.

Pertanyaan tersebut kemudian menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Tarakan. Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi yakni tersedianya lahan dengan luas sekitar 20 hektare.

“Lahan 20 hektare itu saya cari dulu ya. Karena memang sih kita punya lahan, tapi kan harus lihat dulu yang mana yang feasible untuk itu dari segi apa, administrasinya sudah enggak ada masalah dan lain-lain gitu,” katanya.
Pemkot Tarakan kemudian melakukan penyiapan lahan sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Menurut Khairul, komunikasi mengenai rencana pembangunan SNT semakin intensif dalam sekitar dua bulan terakhir sebelum akhirnya tim dari pemerintah pusat datang langsung melakukan peninjauan.

“Dan ternyata itu terus berproses sampai kemarin, mungkin baru dua bulan terakhir kami agak intens komunikasi sampai tim turun meninjau Tarakan ini, tim turun meninjau dan setelah itu ditetapkanlah,” jelasnya.

Proses tersebut tetap berjalan meski Khairul sempat menjalankan ibadah haji. Saat itu, koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk agenda pertemuan di Jakarta, ditangani Wakil Wali Kota Tarakan.

“Pada saat saya kemarin berangkat naik haji, di-handle oleh Pak Wakil untuk pertemuan-pertemuan di Jakarta pada saat itu,” tuturnya.
Pemkot Tarakan juga masih harus memastikan proses kerja sama dan penandatanganan sebelum tahapan penerimaan siswa baru dimulai.

Khairul mengatakan, dirinya sempat mendapat agenda pemanggilan ke Jakarta terkait kepastian tersebut. Namun karena bertepatan dengan sejumlah kegiatan pemerintahan di Tarakan, kehadiran tersebut kemudian didelegasikan kepada Plt Sekda Tarakan saat itu, Alias.

“Kemarin terakhir juga sebelum penerimaan siswa baru, kita juga sempat dipanggil ke Jakarta untuk kepastian penandatanganan, cuma kebetulan karena banyak kegiatan di sini saya wakilkan, delegasikan ke Plt Sekda waktu itu Pak Alias, ya,” ujarnya.
Pendaftaran Siswa Sempat Jadi Tantangan
Setelah persoalan kesiapan sekolah dan kerja sama mulai teratasi, tantangan berikutnya muncul pada proses penerimaan calon siswa.
Khairul menyebut waktu pendaftaran yang tersedia cukup singkat. Pendaftaran awal hanya berlangsung beberapa hari sebelum akhirnya diperpanjang hingga akhir Juli.
“Dan memang penerimaan siswanya juga agak mepet kemarin itu, hanya berapa hari, 3 atau 4 hari begitu. Ditarget harus selesai di Juli kemarin sampai tanggal berapa, terus diperpanjang ke 30 Juli, tambah 3 hari lagi kalau enggak salah,” ungkapnya.

Selain waktu yang terbatas, persyaratan calon siswa juga cukup ketat.Salah satunya menyangkut nilai akademik. Calon siswa harus memiliki nilai rata-rata minimal 80 selama lima semester.

“Karena memang persyaratan siswa yang mau diterima kan agak sedikit anu ya, agak sedikit ketat menurut saya, karena dia harus 5 semester ini dia minimal nilainya rata-rata 80,” jelas Khairul.
Kondisi tersebut membuat proses penjaringan calon siswa sempat menghadapi tantangan.
Namun, hingga pendaftaran ditutup, kuota yang disediakan akhirnya terpenuhi.

“Dan itulah yang kita agak sulit kemarin. Tapi alhamdulillah di detik-detik terakhir memang pendaftarannya terbatas memang, jadi bisa memenuhi 40-40, maksudnya 40 SMP dan 40 SMA itu,” ungkapnya.

Dengan demikian, sebanyak 80 siswa resmi diterima sebagai peserta didik awal SNT Tarakan, terdiri dari 40 siswa jenjang SMP dan 40 siswa jenjang SMA.
MPLS Dibuka Serentak, Tarakan Jadi Salah Satu dari 17 SNT
Setelah melalui tahapan persiapan dan penerimaan siswa, SNT Tarakan mulai memasuki kegiatan pendidikan.
MPLS dilaksanakan pada Senin (10/8/2026). Khairul turut membuka kegiatan tersebut setelah memimpin apel pagi.

Pembukaan SNT dilakukan secara serentak secara nasional. Khairul menyebut kegiatan tingkat nasional dipusatkan di Bogor dan dipimpin langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Dan sekarang ini sedang secara nasional dibuka 17 serempak secara nasional dicanangkan di Bogor. Pak Menteri Pendidikan sendiri yang memimpin apel, nah kalau di sini saya memimpin apel tadi pagi,” katanya.
SNT Tarakan menjadi salah satu dari 17 sekolah yang pertama kali dibuka dalam program tersebut.
Setelah melalui tahapan persiapan dan penerimaan siswa, SNT Tarakan mulai memasuki kegiatan pendidikan.
MPLS dilaksanakan pada Senin (10/8/2026). Khairul turut membuka kegiatan tersebut setelah memimpin apel pagi.Pembukaan SNT dilakukan secara serentak secara nasional. Khairul menyebut kegiatan tingkat nasional dipusatkan di Bogor dan dipimpin langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Dan sekarang ini sedang secara nasional dibuka 17 serempak secara nasional dicanangkan di Bogor. Pak Menteri Pendidikan sendiri yang memimpin apel, nah kalau di sini saya memimpin apel tadi pagi,” katanya.
SNT Tarakan menjadi salah satu dari 17 sekolah yang pertama kali dibuka dalam program tersebut.

Untuk wilayah Kalimantan, terdapat dua lokasi SNT yang dibuka, yakni di Tarakan dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Khairul berharap keberadaan SNT dapat membantu memperluas akses pendidikan sekaligus mengurangi persoalan daya tampung sekolah di Tarakan.

Menurutnya, semakin banyak fasilitas pendidikan yang tersedia, semakin besar pula kesempatan anak-anak Tarakan mendapatkan tempat untuk melanjutkan pendidikan.
“Harapan saya, harapan kita semua tentu bahwa semakin banyak fasilitas yang disiapkan, tentu anak-anak kita akan lebih gampang masuk, lebih banyak tempat mereka bisa diterima sekolah,” ujarnya.

Ia mengatakan jumlah lulusan yang setiap tahun harus melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya cukup besar, terutama pada jenjang SMA.

“Karena kita tahu di sini setiap tahun juga apa, angkatan untuk masuk sekolah itu kan cukup banyak ya, cukup banyak sekali ya. Apalagi SMA misalnya, itu kan cukup banyak,” katanya.
Keberadaan SNT nantinya diharapkan bisa berjalan beriringan dengan program pendidikan lainnya, termasuk Sekolah Rakyat.
Khairul berharap kombinasi berbagai program tersebut secara bertahap dapat mengurai persoalan daya tampung pendidikan di Kota Tarakan.

“Sehingga alhamdulillah mudah-mudahan nanti tahun-tahun ke depan sudah agak mulai terurai karena adanya Sekolah Rakyat yang bisa menerima juga tingkat SMA,” jelasnya.
Ia menambahkan, Sekolah Rakyat tahun ini telah menerima siswa pada jenjang SD, SMP hingga SMA.

“Tahun ini kan sudah menerima juga SD, SMP, SMA kalau Sekolah Rakyat,” katanya.
Konsep Awal SNT hingga SMA, Tahap Awal Baru SMP dan SMA
Khairul menjelaskan, konsep awal Sekolah Nasional Terintegrasi sebenarnya dirancang dengan cakupan pendidikan yang lebih luas.
SNT direncanakan dapat mencakup pendidikan mulai dari TK atau PAUD hingga SMA. Namun, implementasi pada tahun pertama ini baru dimulai pada jenjang SMP dan SMA.

“Ini tahun ini sudah menerima SMP, SMA. Sebenarnya Sekolah Nasional Terintegrasi ini kalau di konsep awalnya itu mulai dari TK/PAUD sampai dengan SMA konsepnya. Cuma tahun ini kayaknya dimulai dari SMP, SMA dulu,” pungkasnya.

Untuk wilayah Kalimantan, terdapat dua lokasi SNT yang dibuka, yakni di Tarakan dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Khairul berharap keberadaan SNT dapat membantu memperluas akses pendidikan sekaligus mengurangi persoalan daya tampung sekolah di Tarakan.

Menurutnya, semakin banyak fasilitas pendidikan yang tersedia, semakin besar pula kesempatan anak-anak Tarakan mendapatkan tempat untuk melanjutkan pendidikan.
“Harapan saya, harapan kita semua tentu bahwa semakin banyak fasilitas yang disiapkan, tentu anak-anak kita akan lebih gampang masuk, lebih banyak tempat mereka bisa diterima sekolah,” ujarnya.

Ia mengatakan jumlah lulusan yang setiap tahun harus melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya cukup besar, terutama pada jenjang SMA.

“Karena kita tahu di sini setiap tahun juga apa, angkatan untuk masuk sekolah itu kan cukup banyak ya, cukup banyak sekali ya. Apalagi SMA misalnya, itu kan cukup banyak,” katanya.
Keberadaan SNT nantinya diharapkan bisa berjalan beriringan dengan program pendidikan lainnya, termasuk Sekolah Rakyat.
Khairul berharap kombinasi berbagai program tersebut secara bertahap dapat mengurai persoalan daya tampung pendidikan di Kota Tarakan.

“Sehingga alhamdulillah mudah-mudahan nanti tahun-tahun ke depan sudah agak mulai terurai karena adanya Sekolah Rakyat yang bisa menerima juga tingkat SMA,” jelasnya.

Ia menambahkan, Sekolah Rakyat tahun ini telah menerima siswa pada jenjang SD, SMP hingga SMA.

“Tahun ini kan sudah menerima juga SD, SMP, SMA kalau Sekolah Rakyat,” tukasnya. (Advetorial)

Tags: SNTSNT Tarakan

Berita Lainnya

Gerak Cepat 65 Personel Dit Samapta Polda Kaltara Padamkan Karhutla di SP 6 Tanjung Selor, Fire Hose Ditarik 1,5 Kilometer
Bulungan

Gerak Cepat 65 Personel Dit Samapta Polda Kaltara Padamkan Karhutla di SP 6 Tanjung Selor, Fire Hose Ditarik 1,5 Kilometer

12/08/2026
Bukan Sekadar Isi E-Kinerja, ASN Lingkas Ujung Diminta Pastikan Data SIMATA Objektif dan Bisa Dipertanggungjawabkan
Advetorial

Bukan Sekadar Isi E-Kinerja, ASN Lingkas Ujung Diminta Pastikan Data SIMATA Objektif dan Bisa Dipertanggungjawabkan

11/08/2026
Aliansi Masyarakat Tarakan Minta Polisi Transparan Usut Kasus Dugaan Doxing dan Tolak Kriminalisasi
Advetorial

Aliansi Masyarakat Tarakan Minta Polisi Transparan Usut Kasus Dugaan Doxing dan Tolak Kriminalisasi

08/08/2026
Cara Kelurahan Lingkas Ujung Berdayakan KSM Tangani Sampah, Lurah Safrudin Dorong Warga Tak Asal Buang
Advetorial

Cara Kelurahan Lingkas Ujung Berdayakan KSM Tangani Sampah, Lurah Safrudin Dorong Warga Tak Asal Buang

08/08/2026
Aksi Demo Diwarnai Dugaan Penghinaan Pancasila, Ormas Jubah Hitam Gepak Laporkan Oknum Mahasiswa ke Polres Tarakan
Daerah

Aksi Demo Diwarnai Dugaan Penghinaan Pancasila, Ormas Jubah Hitam Gepak Laporkan Oknum Mahasiswa ke Polres Tarakan

07/08/2026
Gerakan Indonesia Asri Berlanjut, Kelurahan Lingkas Ujung Bersihkan Parit hingga Ruas Jalan Libatkan Warga
Advetorial

Gerakan Indonesia Asri Berlanjut, Kelurahan Lingkas Ujung Bersihkan Parit hingga Ruas Jalan Libatkan Warga

07/08/2026
Next Post
Bukan Sekadar Isi E-Kinerja, ASN Lingkas Ujung Diminta Pastikan Data SIMATA Objektif dan Bisa Dipertanggungjawabkan

Bukan Sekadar Isi E-Kinerja, ASN Lingkas Ujung Diminta Pastikan Data SIMATA Objektif dan Bisa Dipertanggungjawabkan

Gerak Cepat 65 Personel Dit Samapta Polda Kaltara Padamkan Karhutla di SP 6 Tanjung Selor, Fire Hose Ditarik 1,5 Kilometer

Gerak Cepat 65 Personel Dit Samapta Polda Kaltara Padamkan Karhutla di SP 6 Tanjung Selor, Fire Hose Ditarik 1,5 Kilometer

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • PT PRI Buka 13 Lowongan di Job Fair Tarakan, Pelamar Membludak Sejak Pagi

    PT PRI Buka 13 Lowongan di Job Fair Tarakan, Pelamar Membludak Sejak Pagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal 3in1 PELNI Angkut Kendaraan Taktis Buatan Pindad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desa Digital Indosat Masuk Kampung Nelayan Tarakan, CCTV Terpasang hingga UMKM Rumput Laut Go Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses di Juata Permai, Supa’ad Hadianto Bongkar Soal Pajak, BPJS hingga Politik Uang: “Jangan Telepon Saya, Bawa Dokumennya!”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Periode Kedua Dibuka! Ini Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Rupiah di Tarakan, Jangan Sampai Kehabisan Kuota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
kaltaraupdate.com

Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat
Kota Tarakan - Kalimantan Utara

Ikuti Kami

Berita Terbaru

Gerak Cepat 65 Personel Dit Samapta Polda Kaltara Padamkan Karhutla di SP 6 Tanjung Selor, Fire Hose Ditarik 1,5 Kilometer

Gerak Cepat 65 Personel Dit Samapta Polda Kaltara Padamkan Karhutla di SP 6 Tanjung Selor, Fire Hose Ditarik 1,5 Kilometer

12/08/2026
Bukan Sekadar Isi E-Kinerja, ASN Lingkas Ujung Diminta Pastikan Data SIMATA Objektif dan Bisa Dipertanggungjawabkan

Bukan Sekadar Isi E-Kinerja, ASN Lingkas Ujung Diminta Pastikan Data SIMATA Objektif dan Bisa Dipertanggungjawabkan

11/08/2026

Rubrik

  • Advetorial
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kalimantan Utara
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2024 www.kaltaraupdate.com

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Bulungan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Literasi
    • Jurnal
    • Novel
    • Puisi
    • Cerpen
    • Opini
  • Video
  • Advetorial

© 2024 www.kaltaraupdate.com