KALTARAUPDATE.COM– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan terus memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar).
Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni dengan mengintensifkan razia kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang kembali dilaksanakan pada Senin malam (26/1).
Razia tersebut melibatkan puluhan personel pengamanan dan diawali dengan apel gabungan, pemeriksaan badan, serta pengarahan kepada WBP di setiap blok hunian.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Tarakan, Fitroh Qomarudin mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), khususnya dalam upaya pencegahan peredaran narkoba dan praktik penipuan di dalam Lapas.
“Razia ini kami laksanakan secara intensif sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Dalam penggeledahan tersebut, petugas menyisir setiap sudut kamar hunian untuk memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang yang dapat memicu gangguan kamtib.
Hasilnya, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian, di antaranya sendok besi, botol kaca, terminal listrik, korek api gas, serta beberapa senjata tajam rakitan.
Meski demikian, dari hasil razia tersebut tidak ditemukan adanya indikasi peredaran narkotika maupun obat-obatan terlarang di dalam Lapas Tarakan.
Fitroh menegaskan, razia rutin ini akan terus dilakukan sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan dan komitmen bersama jajaran pemasyarakatan.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan Lapas Tarakan yang aman, tertib, dan bebas dari Halinar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri, memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang konsisten menjalankan tugas pengamanan sesuai aturan yang berlaku.
“Dengan razia rutin ini, kami ingin memastikan situasi Lapas Tarakan tetap kondusif serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum. Pengawasan menjadi tanggung jawab kita bersama agar Lapas semakin baik ke depannya,” pungkasnya. (SL)


















Discussion about this post