KALTARAUPDATE.COM – Potensi kebakaran yang mengancam sebuah rumah di RT 3 Kelurahan Sebengkok, tepatnya di kawasan belakang Ramayana, berhasil dicegah berkat kesigapan warga setempat, Minggu malam (25/1/2026).
Insiden itu sempat memicu kepanikan warga sekitar. Namun sebelum api membesar, masyarakat lebih dulu bergerak cepat memadamkan sumber api yang berasal dari dapur rumah tersebut.
Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Tarakan yang menerima laporan sekitar pukul 19.22 WITA langsung meluncur ke lokasi. Sirine kendaraan PMK terdengar melintasi Jalan Kusuma Bangsa hingga Jalan Yos Sudarso menuju titik kejadian.
Kasatpol PP dan PMK Tarakan Sofyan melalui Kabid PMK Eko Supriyatnoko menjelaskan, tim Regu C Sektor Barat tiba di lokasi hanya berselang sekitar lima menit setelah laporan diterima.
“Begitu menerima informasi, tim langsung bergerak. Regu C Sektor Barat dipimpin Pak Jaya sebagai Danru tiba di lokasi sekitar pukul 19.27 WITA,” ujar Eko.
Dalam perjalanan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Mako Kampung Satu sebagai langkah antisipasi.
Namun setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah lebih dulu berhasil dikendalikan oleh warga sekitar.
“Api sudah dapat dikuasai masyarakat. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami, karena menunjukkan warga sudah memiliki kesadaran dan keberanian untuk bertindak cepat,” ungkapnya.
Menurut Eko, hal ini menjadi indikator positif bahwa edukasi pencegahan kebakaran yang selama ini dilakukan PMK mulai membuahkan hasil nyata di tengah masyarakat.
Dari keterangan di lapangan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas memasak di rumah yang statusnya disewa. Pemilik rumah diketahui meninggalkan dapur untuk menghadiri acara tetangga yang lokasinya tidak jauh dari rumah tersebut.
Saat asap mulai terlihat, warga sekitar langsung bertindak dengan memecahkan kaca jendela rumah demi bisa masuk dan memadamkan api dari sumbernya.
“Langkah memecahkan kaca memang berisiko menimbulkan kerusakan, tapi itu jauh lebih kecil dibandingkan potensi kebakaran besar yang bisa merembet ke rumah lain,” jelas Eko.
Wilayah tersebut diketahui merupakan kawasan padat penduduk, dengan sebagian besar rumah berbahan kayu dan semi permanen serta berada di wilayah pesisir. Rumah yang nyaris terbakar pun dikelilingi bangunan lain dengan jarak yang cukup rapat.
Pada peristiwa itu, PMK Tarakan menurunkan dua regu dari Sektor Barat yakni Regu C dan Regu D dengan total 25 personel, serta satu regu tambahan dari Mako Kampung Satu.
“Respons time kami cepat, tapi warga ternyata lebih cepat lagi. Ini kolaborasi yang sangat baik. Kami mengapresiasi kesigapan warga RT 3 Sebengkok,” tutup Eko. (SL)
















Discussion about this post