KALTARAUPDATE.COM – Perayaan HUT ke-26 Perumda Tirta Alam PDAM Tarakan dimeriahkan hiburan malam kuda lumping dan bertabur doorprize. Tak terada kini usia Perumda Tirta Alam PDAM Tarakan menginjak usia 26 tahun.
Usia yang cukup tua dibandingkan Kota Tarakan yang sudah dimekarkan sebagai kota madya 18 tahun lalu.
Kali ini perayaan HUT berlangsung sederhana pada Sabtu (3/1/2026) malam. Wali Kota Tarakan bersama Wakil Wali Kota Tarakan turut menghadiri kegiatan perayaan sederhana tersebut.
Tampak pula Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus, Wakil Ketua 1 DPRD Tarakan, Herman Hamid, Dewan Pengawas Abdul Aziz, Kepala Disbudporapar Tarakan, Agustina, pimpinam perbankan Tarakan dan segenap tamu undangan lainnya.
Perayaan memang berlangsung sederhana. Namun diperkirakan lebih dari 500 warga bahkan mungkin hingga ribuan berdasarkan pantauan yang hadir memadati PDAM Tarakan.
Kata Iwan Setiawan, Direktur Perumda Tirta Alam PDAM Tarakan, kemarin malam memang disiapkan 80 doorprize terdiri dari perabotan rumau tangga, peralatan dapur, sepeda, tv dan lain-lainnya.
Doorprize ini juga bukan diambil dari anggaran pendapatan PDAM Tarakan melainkan urunan dari perbankan yang membantu mensupport kegiatan.
“Jadi memang sengaja dibuat sederhana.
Biasanya seharusnya ada jalan santai, tapi melihat situasi tidak memungkinkan, dan inu kegiatan juga pendanaan dari urunan perbankan yang siapkan doorprize, tidak pakai anggaran PDAM,” paparnya.
Perayaan berlangsung sederhan, pihaknya tetap komitmen mempertahankan kualitas pelayanan sebagaimana arahan Wali Kota Tarakan.
“Kota terus berkembang, penduduk terus bertambah. Pelayanan jaringan harus ditingkatkan,” terangnya.
Sehingga lanjutnya tentu saja, dari sisi pelayanan, keterjangkauan dan kualitas air akan terus diperhatikan.
“Termasuk daerah yang berlu teraliri PDAM sebagaimana arahan Wali Kota Tarakan sebisa mungkin dialiri.Nanti akan segera dieksekusi,” paparnya.
Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul yang tak luput dari awak media ikut menambahkan, meski usia PDAM telah 26 tahin, reinkarnasi sesungguhnya baru terasa di lima tahun terakhir.
“Dulu laporannya selalu rugi. Di 5 tahun terakhir ini, PDAM sudah menyerahkan dividen Rp5 miliar,” kata Wali Kota Tarakan
Sehingga tentu pihaknya mengapresiasi sekaligus juga tetap mengingatkan jangan cepat berpuas diri.
Dari sisi dividen memang, PDAM dinilai selalu menyetorkan dividen dan menurutnya itu sehat. Kemudian, masyarakat ymemiliki keluhan, diharapkan jangan langsung memposting di medsos tapi segera laporkan ke PDAM agar cepat ditindaklanjuti.
“Jika ada pemadaman terjadi, jika ada gangguan teknis seperti pipa bocor, PDAM akan membuat pengumuman.
Kita berharap mudahan kinerja mereka pertahankan dan pelanggannya semua diijangkau jangan ada lagi tidak dapat air PDAM. Pelanggan kita kan masih kisaran 93 persen saat ini masih ada belum terjangkau,” tukasnya. (SL)





















Discussion about this post