KALTARAUPDATE.COM – Transformasi digital mulai terasa hingga kawasan pesisir. Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) meresmikan program Desa Digital di Kampung Nelayan, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (26/2/2026).
Berbeda dari sekadar penguatan sinyal, program ini menyasar langsung aktivitas ekonomi, pendidikan hingga keamanan lingkungan warga pesisir yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan rumput laut.
Melalui konsep tiga pilar, Indosat menghadirkan konektivitas stabil, WiFi terjangkau, pelatihan literasi digital hingga pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis kampung.
UMKM Rumput Laut Didampingi Jualan Online
Pada pilar Pasar Digital, warga diberikan pelatihan pemasaran online untuk memperluas jangkauan penjualan produk rumput laut dan hasil olahannya.
Pelaku usaha didorong memanfaatkan media sosial dan platform digital agar produk mereka tidak hanya beredar di pasar lokal, tetapi mampu menjangkau konsumen lebih luas. Dengan koneksi yang stabil, peluang peningkatan nilai jual dan daya saing pun terbuka.
Program ini dinilai relevan mengingat komoditas rumput laut menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat Kampung Nelayan.
Internet Tak Sekadar Hiburan
Di sisi lain, pilar Keluarga Digital mengedukasi warga agar internet dimanfaatkan secara produktif dan aman. Mulai dari komunikasi, transaksi keuangan digital, hingga pengelolaan usaha kecil.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keamanan lingkungan, Indosat juga memasang CCTV di beberapa titik kampung. Kehadiran perangkat tersebut diharapkan memberi rasa aman sekaligus mendukung pengawasan berbasis teknologi di kawasan pesisir.
Sekolah Digital, Buka Akses Belajar Lebih Luas
Untuk sektor pendidikan, program Sekolah Digital menghadirkan akses internet yang mendukung proses belajar mengajar. Siswa di wilayah pesisir kini memiliki kesempatan mengakses sumber pembelajaran digital yang lebih beragam.
Langkah ini membuka peluang generasi muda Kampung Nelayan untuk mendapatkan akses informasi dan materi pendidikan yang sebelumnya terbatas.
Acting Head of Circle Kalisumapa Indosat, Yogo Pandego Bagus Widodo, mengatakan pihaknya ingin memastikan transformasi digital tidak hanya terpusat di kota besar.
“Melalui Desa Digital, kami ingin memastikan transformasi digital tidak berhenti di kota besar. Kampung Nelayan Tarakan membuktikan bahwa ketika jaringan yang aman dan stabil hadir, disertai literasi digital yang diperkuat, teknologi benar-benar bisa mendorong ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Program Desa Digital di Tarakan menjadi implementasi ketiga di Kalimantan, setelah sebelumnya dilaksanakan di Sambas dan Samarinda. Kehadiran program ini disebut sebagai bagian dari komitmen Indosat dalam mendorong pemerataan akses dan pemberdayaan digital di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kawasan pesisir.
Dengan pendekatan ekosistem—rumah, sekolah, hingga pusat aktivitas ekonomi—digitalisasi diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus peningkatan kualitas pendidikan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.


















Discussion about this post